Awan Lentikularis Menyelubungi Puncak Gunung Rinjani

17 July 2019, 10:28 WIB
5 1 989
Gambar untuk Awan Lentikularis Menyelubungi Puncak Gunung Rinjani
Fenomena unik terjadi di atas puncak Gunung Rinjani Nusa Tenggara Barat pada Rabu, 17 Juli 2019. Gunung Rinjani terlihat seolah tertutup topi lantaran adanya awan yang menaungi di atasnya. Fenomena ini terjadi karena puncak gunung tertutup awan jenis Lentikularis atau Altocumulus Lenticularis.

Awan ini biasanya terbentuk karena adanya turbulensi atau pusaran angin di sisi gunung setelah membentur dinding pegunungan sehingga terjadilah fenomena tersebut. Turbulensi ini mengakibatkan awan-awan bertingkat yang berputar seperti lensa.

Seperti yang diketahui, Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya.

Sumber: Susanto RNPB Laznas

  1 Komentar untuk Awan Lentikularis Menyelubungi Puncak Gunung Rinjani

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. Warga Kampung Wirogunan Lakukan Mapping Wilayah untuk Penyusunan Masterplan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  20 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  24 Sep 2020
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020