Atmago Bersama Gemaponik Subang Menyapa Warga Jakarta dan Bogor

24214 medium whatsapp image 2018 04 19 at 00.06.14 %281%29
AtmaGO Subang- Metode menanam dengan menggunakan media hidroponik diakui sangat efektif untuk dikembangkan di wilayah perkotaan yang lahannya terbatas. Atmago bersama Gemaponik Subang tidak hanya mengajarkan teori kepada warga masyarakat, tetapi juga praktik dasar cara membuat media tanam menggunakan limbah industri, menyemai, menanggulangi hama tanaman, menanam, membudidayakan hingga memasarkan tanaman hidroponik.

Sistem pertanian hidroponik ini terbukti lebih produktif ketimbang menanam di media tanah. Dengan hidroponik, masa panen sayuran, seperti sawi, kangkung dan selada, hanya membutuhkan waktu sekitar 25 – 30 hari tanam. Sedang penanaman secara konvensional baru bisa dipanen setelah 80 hari.
“Muhdi Rohman selaku pegiat hidroponik, mengatakan, konsep hidroponik ini bisa dilakukan di rumah masing-masing. Selain dirasa lebih sehat juga bisa untuk menghemat anggaran biaya rumah tangga”.

"Paling tidak, bisa ada penghematan dalam pengeluaran rumah tangga. Tidak perlu beli sayuran, cukup dengan tanaman sendiri," kata Muhdi, saat memberikan materi pengenalan Hidroponik untuk warga Jalan Kebon Kelapa RT.06/ RW.11 Utan Kayu Selatan Matraman Jakarta Timur, Sabtu (14/4/2018).

Sementara Menurut Lalan Maulana pemateri kedua, sayuran hidroponik ini memiliki kelebihan dibandingkan sayuran yang ditanam secara konvensional, yakni bisa dikonsumsi langsung karena perawatannya tidak menggunakan bahan kimia. "Insya Allah ini lebih sehat dan lebih alami, karena tanpa pupuk, pestisida dan segala macam," ujar Lalan sambil menjelaskan secara terinci konsep budidaya hidroponik kepada warga masyarakat Utan Kayu Selatan.

Tidak sampai disitu, tim kami juga besok harinya, Minggu (15/4/2018) langsung meluncur ke Kawasan Industri Bogorindo/ Olympic CBD belakang Hotel Sentul 8 RT.05/ RW.02 Sentul Bogor bertempat di Sanggar Mentari telah menanti peserta pelatihan yang didominasi oleh Ibu-ibu aktifis lingkungan setempat.

Sebelum memasuki acara pelatihan Sylvia Julianti dari perwakilan Atmago Jakarta memberikan lembar isian untuk para peserta sambil memperkenalkan aplikasi Atmago kepada para peserta. Dan diharapkan kepada seluruh peserta setelah selesai acara pelatihan untuk menyampaikan kesan dan pesannya selama mengikuti pelatihan melalui Atmago.

Materi yang disampaikan persis sama seperti yang dilaksanakan di Utan Kayu Selatan Jakarta Timur, walaupun hanya lesehan namun antusiasme peserta sangat tinggi untuk mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para narasumber dari Gemaponik Subang.

Mentari salah satu peserta pelatihan sangat terkesan dengan kegiatan seperti ini dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Atmago dan Gemaponik yang telah berbagi ilmu yang sangat bermanfaat terutama untuk untuk warga masyarakat dilingkungan kami. (19/4/2018)
Sudah dilihat 155 kali

Komentar