Aspirasi Komunitas Peduli Lingkungan

18 July 2019, 17:20 WIB
3 0 173
Gambar untuk Aspirasi Komunitas Peduli Lingkungan
Definisi Bencana Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana menyebutkan definisi bencana yaitu :
" bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis ".

Pengertian tersebut menyebutkan bahwa bencana disebabkan oleh faktor alam, non alam, dan manusia. Oleh karena itu, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tersebut juga mendefinisikan mengenai bencana alam, bencana nonalam, dan bencana sosial.

Adapun bencana alam harus diakui selain faktor alamiah, juga terdapat keterlibatan manusia yang tidak bertanggungjawab, seperti melakukan aktivitas penebangan pohon secara ilegal hingga mengakibatkan bencana longsor dan banjir. Selain itu, aktifitas lain yang juga membuat keseimbangan ekosistem berubah adalah reklamasi dan tambang dengan tidak ubahnya deforestasi yang merusak hutan sebagai paru-paru dunia.

Sebab itulah, komunitas peduli lingkungan seperti WALHI, JATAM, Serikat Nelayan, sering menggelar aksi menolak berbagai aktivitas merusak lingkungan berkedok investasi dan pembangunan fasilitas publik demi peningkatan perekonomian.

Eks reklamasi teluk Palu misalnya, yang berada di tepi pantai Taman Ria Palu, menjadi tempat penanda penolakan atas adanya aktivitas reklamasi teluk Palu, dan juga bentuk deforestasi di Sulawesi Tengah.

Bendera yang terpancar di bekas bangunan disekitar Taman Ria Palu, sebagai bentuk aspirasi pegiat lingkungan atas perubahan iklim dan berbagai bencana yang melanda Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah.

Pemerintah juga harus bijak, sebab dengan fenomena bencana yang semakin sering terjadi, harus membatasi izin perusahaan dan aktifitas masyarakat yang merusak keseimbangan alam, karena dengan dalih peningkatan ekonomi sekalipun tetapi merusak hayati hanya akan memberi kerugian lebih besar dibandingkan dengan meningkatnya ekonomi.

  Komentar untuk Aspirasi Komunitas Peduli Lingkungan

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Pendaftaran Grup WhatsApp UFA OFFICIAL Gelombang Pertama

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cipayung, Depok Kota  |  26 Oct 2020
  2. PROMO WISATA BAHARI LAMONGAN BULAN NOVEMBER 2020

    Ulin Nuha  di  Paciran, Lamongan  |  27 Oct 2020
  3. BLK Kendari Siap Berkolaborasi Perempuan Pesisir Kendari

    Citra  di  Tamalanrea, Makassar  |  29 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 16
    Komentar

    Pendaftaran Grup WhatsApp UFA OFFICIAL Gelombang Pertama

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cipayung, Depok Kota  |  26 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    HOAX Bantuan COVID-19 Bagi Pemilik SIM C

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Glagah, Lamongan  |  28 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    Segudang Manfaat Cincau Hitam

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cariu, Bogor Kabupaten  |  26 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    Kecipir Si Hijau Kaya Manfaat

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cigombong, Bogor Kabupaten  |  29 Oct 2020