Apa Isi Tas Siaga Bencana?

17 July 2019, 22:22 WIB
6 1 472
Gambar untuk Apa Isi Tas Siaga Bencana?
Tas Siaga Bencana (TSB) adalah tas yang dipersiapkan anggota keluarga untuk berjaga-jaga apabila terjadi suatu bencana atau kondisi darurat lainnya. Tas ini dipersiapkan untuk bertahan hidup saat bantuan belum datang. Selain itu, tujuan dari Tas Siaga Bencana juga untuk memudahkan masyarakat saat proses evakuasi dilakukan.

Adapun sejumlah barang yang harus dipersiapkan dan dimasukkan ke dalam TSB antara lain:

1. Surat-surat penting (surat tanah, surat kendaraann, ijazah, akta kelahiran dan lain lain);

2. Sandang untuk tiga hari, meliputi pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, jas hujan dan lain lain;

3. Makanan ringan tahan lama (mi instan, biskuit, abon, cokelat dan lain lain);

4. Air minum (setidaknya cukup untuk kebutuhan selama kurang lebih tiga hari);

5. Kotak P3K, berisi obat-obatan pribadi dan obat-obatan umum lainnya;

6. Radio/ ponsel (radio/ ponsel beserta baterai/ charer/ powerbangk, tujuannya untuk memantau informasi seputar bencana);

7. Perlengkapan mandi (sabun mandi, sikat gigi, odol, sisir, cotton bud dan lain lain);

8. Masker (alat bantu pernafasan untuk menyaring udara kotor/ tercemar);

9. Peluit (alat bantu untuk meminta pertolongan saat darurat);

10. Uang (siapkan uang tunai secukupnya untuk perbekalan selama kurang lebih tiga hari), dan yang terakhir adalah;

11. Alat bantu penerangan, seperti senter, lampu kepala (headlamp), korek api, lilin dan lain sebagainya.

Sumber: HUMAS BNPB

  1 Komentar untuk Apa Isi Tas Siaga Bencana?

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020
  4. Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  3. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    Ustadz Ajak Masyarakat "Kepo" terhadap Lingkungan Sekitarnya

    Abdul Azis  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  14 jam lalu