Apa anda tau membujuk?

65400 medium post 70161 db75144d 9ccb 4603 926f cf64a7a09537 2019 07 03t21 56 11.813 07 00
Dalam kehidupan sehari-hari, bujukan sudahlah sangat lumrah dilakukan banyak orang, baik anak kecil, remaja, dewasa, hingga yang lansia. Hal ini menunjukan betapa keterkaitannya manusia dengan manusia yang lainnya, tidak salah jika ada istilah makhluk sosial. Mungkin bagi yang awan membujuk adalah hal biasa dan tidak terlalu dispesialkan. membujuk sebatas mengajak untuk melakukan tindakan, jika yang di bujuk tidak bereksi bukanlah permasalahan baginya, namun ada beberapa pula manusia yang jadikan membujuk sebagai peluang usaha, tentu kalian paham dengan sales atau SPB/SPB. Dalam hal ini sejatinya barang bukanlah daya tarik utama konsumen, selain cara membujuk dari manusia-manusia tersebut. Jika yang membujuk benar-benar menguasai ilmu membujuk para pencari nafkah itu, tentu meluangkan waktu untuk berkata "tidak" bagi kamu yang mudah terhasut amatlah sulit. Di samping itu ada pula membujuk untuk mencari suara, mencari masa bahkan kerenya lagi mencari masa. Bujukan yang seperti ini mungkin dirasa asyik bagi kamu yang mudah banget percaya, mudah terhasut apalagi sudah sepemikiran dengan yang membujuk. Jika sudah sangat-sangat klop banyak orang menyebutnya dengan istilah militan, dalam kamus besar bahasa indonesia berartikan "bersemangat tinggi; penuh gairah; berhaluan keras" nah, lebih jelasnya manusia yang sangat keras dan kokoh dalam mempertahankan apa yang dikehendakinya, sampai setiap kesalahan dari yang dibencinya dengan sangat detail di cari dan besar kemungkinan disebar luaskan ke publik untuk kepentingan proses membujuknya. Sayang banyak orang keliru jika sudah masuk ke kategori membuju yang satu ini, bumbu-bumbu kepalsuan kian begitu mudah diumbar untuk capai tujuanya, dan ini yang paling berbahaya. Jadi intinya, membujuk bukanlah sebuah hal yang istimewa, tapi perlu pula menyimak sebaik dan secerdas mungkin bujukan-bujukan yang diterima. Salah satu upaya agar terhindar dari bujukan sesat tentu dengan mencari bukti kebenaran, dan perlu di ketahui, untuk melihat kebenaran, di zaman ini kamu tidak cukup melihat dari satu hal saja.
Jadilah pembujuk yang bertanggung jawab, dan jadilah terbujuk yang masuk ke dalam kebenaran. Membujuk bukan berarti merujuk, tapi lebih mengarah pada pengetahuan yang benar hingga wawasan anda tentang dunia, tidak selebar daun kelor. Semoga bermanfaat.
Sudah dilihat 42 kali

Komentar