Angka Pengangguran di Kota Bogor Masih Tinggi

67890 medium img20190725095054
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor Samson Purba mengatakan, tingkat pengganguran di kota hujan tergolong tinggi.

"Saat ini angka penganguran di Kota Bogor masih tinggi. Kota bogor sampai saat ini 9,1%, untuk angkatan 2018. Angkatan 2019 nanti kita rilis akhir Agustus," ujar Samson kepada ayobogor.com, Kamis (25/7/2019).

Dia mengatakan, angka 9,1% pengangguran itu dari total keseluruhan penduduk Kota Bogor. Tingginya pengangguran di kota hujan juga terlihat dari jumlah pekerja yang pencari pekerjaan melalui Disnaketrans.

"Sampai saat ini dari Januari ke Juni pencari kerja yang mendaftar mencari kerja melalui Disnaker sebanyak 3.500 orang. Ini akan bisa turun kalau kondisi Kota Bogor seperti ini, kan, sekarang stabil perekonomian di Kota Bogor. Biasanya perekonomian stabil pasti tren turun," katanya.

Menurut Samson, pengganguran terbanyak berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Banyaknya penganguran dari SMK dinilai karena lulusan yang menumpuk.

"Karena memang saat itu ada program pemerintah membuat program sekolah-sekolah SMK lebih banyak, tujuannya untuk langsung kerja. Nah lulusannya itu sekarang yang numpuk. Lima enam tahun lalu kita pernah buka SMK banyakan itu," ungkap Samson.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kota Bogor, salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka pameran kerja untuk memfasilitasi para pencaker dan perusahaan.

"Kita juga berupaya meningkatkan kualitas pencari kerja melalui BLK (Balai Latihan Kerja), ada program peningkatan pelatihan sesuai program yang kita siapkan selain menjahit, ada hotel, otomotif kemudian ada padat karya saya sudah minta ke Disnaker, padat kaya ada di seluruh kecamatan mamfaatnya banyak selain untuk kerja juga karena fasilitas untuk mereka," tukas Ade.

---------
Sumber: AyoBogor.com
Penulis: Husnul Khatimah
Editor : Ananda Muhammad Firdaus
Sudah dilihat 47 kali

Komentar