Anggota KPPS Palu Barat Meninggal Dunia Akibat Kelelahan Saat Bertugas

59388 medium post 65219 04a5ce3d 3fd4 44a4 b572 c90f1eb51308 2019 04 23t09 46 43.669 08 00
Innalillahi Wainnalilahi Rojiuun. Kabar meninggalnya sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah wilayah di Indonesia, menjadi berita buruk bagi penyelenggaraan pemilu serentak di Indonesia.

Kejadian serupa juga terjadi di Kota Palu. Seorang anggota KPPS di Kecamatan Palu Barat dan Ulujadi dikabarkan meninggal dunia. Anggota KPPS bernama Syawaludin Umar yang bertugas di TPS 41 Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat meninggal dunia Senin (22/4/2019).

Almarhum Syawaludin Umar yang tinggal di Jl. Asam 2 Lorong 3 Kecamatan Palu Barat, menghembuskan nafas setelah diduga kelelahan mengawal penghitungan suara.

Syawaluddin Umar adalah seorang pegawai negeri sipil yang bekerja sebagai guru di MAN Model Palu itu, sempat mengawal proses pemungutan suara hingga perhitungan suara di TPS tempatnya bertugas.

“Pada saat hari pencoblosan Pak Syawal sempat mengawal perhitungan sampai jam 3 subuh setelah itu pulang lalu beristirahat. Dia sempat pergi ke sekolah dan kembali ke rumah. Saat malam tiba-tiba drop,” kata Rahman, menantu Syawaluddin Umar Senin malam.

Menurut Rahman, Syawaluddin sempat dilarikan ke rumah sakit karena pihak keluarga belum meyakini almarhum sudah meninggal. Namun ternyata pihak rumah sakit menyatakan yang bersangkutan sudah meninggal sejak dari rumah.

“Kemungkinan dikarenakan kecapean dalam bekerja sebagai anggota KPPS sehingga penyakit almarhum kambuh. Almarhum sebelumnya mempunyai riwayat penyakit jantung ,” kata Rahman.

Syawaluddin Umar dikuburkan di pekuburan umum Pogego Palu Barat pada jam 15.00 wita.

Sumber : kabarselebes.id
Sudah dilihat 41 kali

Komentar