Anda pikir Tuhan kejam??

52242 medium post 58545 1f7d037a 4175 4fed bf27 6ba540e33bca 2019 03 04t11 34 59.852 07 00
Jika anda berpikir Tuhan Kejam,
Ketahuilah itu kesalahan terbesar yang sudah anda pikirkan. Percayalah Tuhan sengaja membuat anda berbeda, baik kehidupan dan jalan kisahnya semata untuk menunjukan Tuhan masih memikirkan anda, melihat dan berusaha selamatkan anda dari pikiran-pikiran jahat.
Sebelum jauh mengajak anda telusuri kebaikan-kebaikan Tuhan, biarkan saya menjelaskan apa yang harus anda pikirkan terlebih dahulu. Tentang melakukannya, itu terserah anda.

1. Berpikirlah tentang apa yang anda miliki lalu kembangkan.

Pernahkah anda berpikir atau berkeinginan memiliki mobil ketika mengendarai sepeda motor lantaran dengan mobil anda tidak akan kepanasan ataupun kehujanan?. Jika kalimat ini ditanyakan kepada saya, tentu sayapun sangat berkeinginan, tapi melihat kenyataan rasa-rasanya Tuhan belum mengijinkan memilikinya. Andapun mungkin sama, tapi jika anda melihat seseorang yang berjalan memikul daganganya, apakah anda berpikir tentang bagamana perasaan dia, jika memiliki sepeda motor yang sudah anda miliki dan dia tidak punya. Tentu pemikiran yang sama terjadi padanya, hanya saja dia belum dikasih kesempatan untuk berkeliling menjual daganganya dengan sepeda motor, tanpa harus lelah memikul dan melangkah dengan jarak berkilo-kilo meter jauhnya.
Dari sini, ada kesimpulan yang menarik walau terlihat sederhana, yakni menikmati dan mensyukuri apa yang kita punya. Jika anda berfikir dengan sepeda motor anda tidak bisa bekerja, ada orang lain yang sudah bekerja tanpa kendaraan itu dan malah berkeinginan memilikinya. Lalu apa anda setuju jika Tuhan membenci anda, dan membiarkan anda tersesat dengan pemikiran yang salah tanpa ada ketahui, sesuatu yang anda miliki sangat diidam-idamkan orang lain. Maka itu, mulailah berfikir menghasilkan sesuatu dari apa yang sudah anda miliki dan tinggalkan keinginan untuk berpikir apa yang anda tidak punya dan orang lain punya, mulailah menghentikan keinginan yang berlebih tanpa ada upaya yang mendekatkan anda dan keinginan itu. Belajarlah mencintai Tuhan, dan menghargai apa yang Tuhan berikan untuk anda.

2. Tunjukan pekerjaan anda, jangan terlalu banyak membicarakannya

Jika tong kosong anda pukul, tentu suaranya terdengar sangat nyaring, tapi jika diisikan air, hanya suara yang terdengar pelan, bahkan bisa saja tanpa suara. Mungkin begitu perumpamaanya. Ketahuilah semakin banyak anda mengenal manusia atau berada diantara manusia-manusia lainnya, semakin banyak pula ucapan-ucapan yang akan keluar untuk membicarakan anda, baik segala kebaikan atau malah condong ke semua hal buruk anda. Apalagi jika ada yang tidak senang dengan anda, berpikir jika hidup anda sudah mengusik dirinya, padahal jelas anda tidak pernah melakukan segala sesuatu bahkan berbicara saja hanya seperlunya dan tidak ada unsur kesengajaan membicarakan orang lain, apalagi keburukannya. Jika sudah begitu itu tandanya anda sudah masuk kedalam manusia-manusia yang berpengaruh, setidaknya meski bukan 100 orang berpengaruh di dunia, tapi ada kebaikan yang anda lakukan untuk mempengaruhi orang lain agar turut serta melakukan kebaikan yang anda lakukan. Sikap yang harus anda lakukan hanyalah memberikan senyuman pada mereka, tersenyum menyelamatkan anda dari penilaian buruk seseorang terhadap anda, sebab orang yang melihat satu pertikaian yang tidak jelas dan anda hanya tersenyum tanpa diberikan waktu berbicara, orang-orang yang paham dan mengerti menilai orang lain, akan menilai baik cara anda tersenyum menyingkapi itu. Senyum sebagai pembuktian bahwa anda sabar, senyum yang juga mengartikan bahwa anda profesional dalam memainkan peranan emosi dan perasaan, serta senyum yang menjelaskan jika anda bukan manusia yang tertarik dengan perselisihan, jelas orang lain lebih menilai baik anda dibanding seseorang yang tidak paham bagaimana menghargai lawan bicaranya. Dalam ruang lingkup umum anda harus menunjukan pekerjaan dan kualitas hidup, sedikitkan berbicara dan biarkan orang lain menilai anda dari perbuatan yang anda lakukan, jika anda berpikir orang lain akan menilai jelek sikap itu, setidaknya ada Tuhan yang senantiasa mengasihi hambanya yang bersyukur dan lakukan segala perbuatan baiknya.

3. Carilah kegiatan positif
Dibanding diam dan menyesali atas apa yang sudah anda perbuat, atau membiatkan jiwa anda mati dalam kesunyian, lebih baik sibukan diri dengan beragam kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan yang memiliki tujuan baik dan bermanfaat baik bagi anda maupun orang lain. Ketahuilah orang-orang yang menyengajakan diri istirahat di jam kerja dan tidak melakukan apa-apa lantaran kondisinya damai, tenang, nyaman, bisa jadi orang tersebut terjebak dalam paham pemikiran yang salah. Boleh saja istirahat dan menikmati itu semua, namun andapun harus tau waktu-waktunya, sering melakukan hal itu tentu bukan lagi nyaman yang anda rasa, suka tidak suka, mau tidak mau anda malah tertinggal jauh dengan orang-orang yang tadinya berada di posisi yang sama.
Anda menyia-nyiakan waktu yang Tuhan sediakan dengan sangat baik, dan membiarkan pikiran serta impian hanya sebatas angan, tidak ada kemauan untuk melakukan hingga membuatnya jadi. Anda dalam posisi yang genting, sebab tiap menitnya sebenarnya ada orang lain yang siap-siap menyingkirkan anda dengan kualitas yang lebih baik. Maka itu cobalah lakukan banyak kegiatan positif, semisal hal yang sangat sederhana ajaklah badanmu untuk berolahraga, mengajak raga dan jiwa yang sehat tentu sangat baik, di samping itu tentu anda tidak akan menduga hal apa yang anda dapat saat berolahraga atau sesudahnya, bisa saja anda yang tadinya memiliki berat lebih bisa sedikit berkurang, atau mungkin akan ada pertemuan yang sesungguhnya sangat anda syukuri.
Jika anda yakin dan mau melakukan hal-hal lain, sebenarnya banyak kegiatan yang menunggu. Tinggal bagaimana anda melakukanya dan menyelamatkan diri anda dari kesepian atau perasaan jenuh dengan kehidupan yang begitu-begitu saja.

Dari 3 hal ini, saya berharap anda bisa menjelaskan kepada jiwa dan raga, jika ada kebaikan yang Tuhan berikan, hanya saja menemukanya memang terlalu sulit, apalagi mengakuinya. Sesederhana yang anda patut yakini, memiliki raga yang sempurnya adalah sebuah kebaikan dari sekedar anda menyesali hidup lantaran banyaknya cobaan. Percayalah...
Tuhan melihat anda dan menyayangi anda sehingga anda dibeda-bedakan dalam keadaan hidup di dunia. Dan sadarlah mensyukuri hal itu saja, Tuhan sudah sangat senang. Lebih dekatlah dengan tuhanmu.
(Yas)
Sudah dilihat 99 kali

Komentar