Aksi Tolak RUU P-KS

67836 medium post 72113 2b217913 7eac 46f2 9883 35589272e4f1 2019 07 25t22 07 16.365 07 00 67837 medium post 72113 4a628c70 26ed 41f9 a4b7 4d40f124e344 2019 07 25t22 07 19.492 07 00
Kamis (25/07) Forum Aktivis Perempuan Palu melakukan aksi penolakan terhadap RUU P-KS di depan Kantor DPRD Prov Sulteng.
Massa Aksi yang terdiri dari Korps HMI Wati Cab. Palu, Korwil Korps PII Wati Sulteng, BP KAMMI Daerah Palu dan DEMA IAIN Palu, menyampaikan penolakan terhadap RUU P-KS yang dianggap tidak bersesuaian dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan budaya Indonesia. Dalam orasinya, mereka menolak pengesahan RUU tersebut.
Korlap Aksi dalam orasinya menyebutkan bahwa RUU P-KS adalah produk liberal dan mengadopsi pemikiran feminis radikal.
"RUU ini tidak cocok untuk Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangat dekat dengan ide-ide feminis liberal dan radikal. Sangat tidak bersesuaian dengan nilai Agama dan Pancasila yang dianut Bangsa Indonesia," tutur Anita.
Zainudin Tambuala yang menerima massa aksi, memberi dukungan atas upaya yang dilakukan oleh mereka.
"Saya mendukung apa yang adik-adik mahasiswa lakukan, ini akan kami sampaikan ke Pusat. Silakan adik-adik masukkan surat penolakannya. Secara pribadi, kami dari Fraksi PKS memang sudah menolak RUU ini," papar Zainudin selaku ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulteng.
Menanggapi tuturan Zainudin Tambuala, massa aksi akan memasukkan Surat Penolakan di keesokan harinya (Jumat, 26 Juli) dan akan konsisten mengawal RUU tersebut. Mereka berharap DPR bisa menyeriusi aspirasi yang disampaikan hari ini.
Sudah dilihat 124 kali

Komentar