Aksi TNI pasca puting beliung di Ngadiluwih Kediri

23361 medium img 20180402 wa0030
KEDIRI. Desa Wonorejo Kecamatan Ngadiluwih baru saja ditimpa puting beliung ,dan Koramil 07/Ngadiluwih bersama warga melakukan rehabilitasi pasca diporakporandanya beberapa titik yang mengakibatkan banyak pohon tumbang, senin (02/04/2018)

Danramil Ngadiluwih Kapten Inf Supriyadi melaporkan, berdasarkan pantauan langsung dilapangan ,kerugian materiil yang diderita warga tidak dapat dihindari pasca terjadinya putting belung yang terjadi kemarin. Tercatat ,sekitar 15 hektar tanaman tebu milik warga, roboh dan setidaknya sekitar 6 hektar diantaranya rusak berat alias tidak lagi dapat diambil hasil buminya. 24 unit rumah warga ,rusak dan 11 diantaranya dinyatakan rusak berat, sedangkan sisanya mengalami rusak ringan atau sedang.

Rehabilitasi pasca puting beliung ini tidak lepas dari adanya beberapa akses yang tertutup akibat pohon tumbang, akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa lalu lalang melintasinya, dan untuk sementara hanya kendaraan roda dua yang bisa keluar masuk. Dari laporan yang masuk, tidak diketemukan adanya korban jiwa dari pihak warga setempat.

“Fokus pertama rehabilitasi ini kita arahkan terlebih dahulu untuk membuka akses keluar masuk desa, khususnya bagi kendaraan roda empat. Karena akses bagi kendaraan roda empat sangat penting, khususnya kendaraan yang mengangkut hasil pertanian warga maupun sandang atau pangan,” ujar Kapten Inf Supriyadi.

Dalam hal kerjasama, lanjutnya, pihak Koramil Ngadiluwih bekerjasama dengan warga, terutama di kawasan yang terdampak akibat puting beliung tersebut. Beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan, dilakukan rehabilitasi secara bertahap, dengan cara memperbaiki atap ataupun genteng yang berserakan akibat kencangnya tiupan angin.

“Rata-rata rumah warga mengalami kerusakan akibat angin yang begitu kencang, akibatnya banyak genteng yang berjatuhan. Berdasarkan laporan, ada 3 rumah yang mengalami rusak akibat kejatuhan pohon tumbang, dan kita upayakan untuk segera memulihkan kondisi ini,” pungkasnya.

Dari catatan, 3 rumah yang mengalami rusak akibat pohon tumbang ialah rumah milik Syaifudin, Afiffah dan Saiful, ketiganya tinggal di Dusun Kolak. Jaringan listrik sampai berita ini diturunkan sudah mengalir secara normal.
Sudah dilihat 49 kali

Komentar