Akibat Pencemaran Bau dan Rembesan Sampah, Pengelola Pasar diadukan ke DPRD Kota Bekasi

25 October 2019, 17:53 WIB
0 0 57
Gambar untuk Akibat Pencemaran Bau dan Rembesan Sampah, Pengelola Pasar diadukan ke DPRD Kota Bekasi
Atmago, Jakarta Selatan : Ketua RT Mutiara Gading Timur (MGT), Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya di damping oleh perwakilan warga, mengadukan pengelola Pasar ke DPRD Kota Bekasi. Alimuddin, SAg, MSi selaku Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, secara resmi menerima pengaduan petisi tersebut.

Imam Nurdin Ketua RT 01 RW 24 menjelaskan bahwa berbagai upaya dialog yang dilakukan secara baik baik dengan pihak pengelola pasar tidak pernah ditanggapi secara positif. Karena itulah mereka mengadukan petisi kepada DPRD Kota Bekasi untuk mendapatkan upaya penyelesaian.

Imam Nurdin, yang didampingi oleh Ade Suseno dan Reinaldi diterima langsung oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi sambil membawa Surat Petisi tersebut.

Imam Nurdin menyatakan, “Kami seluruh warga sekitar pasar sangat terganggu dengan dampak yang ditimbulkan akibat limbah sampah dari Pasar MGT dikarenakan beberapa hal. Selain bau busuk yang sangat menyengat juga rembesan limbah pasar yang tidak pernah mendapatkan perhatian oleh pihak pasar”.

Menurut Imam Nurdin, ada beberapa alasan mengapa mereka mengadukan pengelola pasar ke DPRD. Selain bau yang sangat menyengat dari sampah dan limbah yang menyebabkan gangguan pernafasan hingga masuk ke dalam rumah warga. Juga air rembesan pasar yang mencemari perumahan warga. Air limbah yang mengalir ke area lingkungan warga disertai bau amis dan merusak sarana warga. Akibat rembesan ini, tentunya menyebabkan pencemaran air tanah dan penyakit. Keluhan ini sudah sering kami sampaikan ke pihak pengelola pasar, UPTD dan Kelurahan Mustika Jaya akan tetapi tidak pernah gubris dan tidak ada itikat baik dari pengelola pasar untuk menemukan solusi yang baik," kata Imam, Kamis (22/10/2019).

Sekretaris RT, Reynaldi menjelaskan, sebenarnya kita sudah beritikat baik untuk menyampaikan masalah ini kepada pengelola pasar dalam beberapa kali pertemuan antara perwakilan Pasar Mustika Jaya, Kelurahan Mustika Jaya serta UPTD Mustika Jaya, namun belum juga terealisasi.

Pihak pengelola pasar yang pernah berjanji menyediakan trash bag untuk membuang limbah sampah pasar sebelum diposisikan pada tempat penumpukan sampah tidak berjalan. Selain itu, pihak UPTD yang janjinya melakukan penarikan sampah sebanyak 3 kali dalam seminggu untuk meghindari penimbunan dan pembusukan juga tidak terealiaasi dikarenakan keterbatasan armada. Upaya pemindahan tempat penampungan sampah pasar ke sebrang area pasar dan menjauhi dari lingkungan perumahan warga sampai sekarang juga belum ada wujudnya. Termasuk upaya penyodetan drainase menuju Kali Pete juga tidak terealisir.

  Komentar untuk Akibat Pencemaran Bau dan Rembesan Sampah, Pengelola Pasar diadukan ke DPRD Kota Bekasi

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!