adakah yang memikul 50, 25, 10 juta ITU???

0 1 273
Gambar untuk adakah yang memikul 50, 25, 10 juta ITU???
Dulu... bukan fiksi, bukan tokoh imaginasi, nyata adanya seorang pemimpin, khlifah kaum muslimin, pemimpin dunia.
Sayyida Umar ibn Khatab namanya, suatu malam mengajak sahabatnya berjalan mengintari rumah penduduk, menyusuri desa kecil sekitaran madinah, ya kalau sekrng semacam blusukanlah...
berjalan dalam larut malam, ingin memastikan keamanan dan keadaan penduduknya melihat dan juga ingin merasakan nafas kehidupan dr penduduk yang dipimpinnya.
sampai disuatu gubuk yang kemudian dari dalam gubuk itu terdengar tangisan anak kecil, sementara didepan perapian terlihat seorng perempuan sdng sibuk memasak sesuatu.
setelah mengucapkn salam, sang khalifah bersama sahabatnya izin mendekat dan menanyakan, apa gerangan yang membuat anak-anak mu menangis didalam wahai sang ibu??
perempuan itupun menjawab, " mereka anak-anakku, menangis karena lapar"....
lama ditunggu si ibu itu memasak, tak kunjung matang apa yang ada diperapian itu,
belumkah matang apa yang kau masak? kemudian wanita itu mempersilahkan umar mendekat dan melihat apa yang dimasak, alangkah kaget sang umar dan sahabatnya mengetahui yang dimasak adlah batu, karena itu sengaja dilakukan si ibu untuk menghibur anak2nya berharap mereka tertidur karena tak ada sesuatu apapun yang bisa dia berikan utk di makan.
"alangkah kejamnya khalifah umar itu, cetus si ibu tanpa mengetahui bhwa laki-laki didepannya adalah umar sang khalifah, dia membiarkan seorng janda dan anak-anakku kelaparan, dia sungguh tak pantas menjdi khalifah. sepanjang hari aku menyuruh anak2ku berpuasa sampai selarut ini tak ada makanan yang sampai kesini.

mendengar itu, sang umar mengajak sahabatnya untuk bergegas pulang dan sesampainya di istana umar mengambil sekarung gandum untk dibawakan ke si ibu dan anak2nya yg sedang kelaparan itu.. memikul sendiri, dan menolak tawaran dan sahabatnya utk biar dia saaja yg memikul, apa kau sanggup memikul dosaku di neraka kelak, sanggah umar.

singkat cerita, umar bertemu dan memberikan makanan gandung tsb kepda si ibu.

hari ini, kita tak akan mungkin menemukan cerita "khalifah memikul gandum" untuk penduduknya,..
tapi esensinya cerita ini memberi makna dan pelajran luar biasa bagi kita, bagi pemimpin-pemimpin kita.
semga terlahir pemimpin-pemimpin yang ketakutannya bukan pada nilai elektabilitas yang menurun, bukan pada singgasana mewah yang takut ditinggalkan, bukan pemimpin yang mencari cara memuaskan nafsu politik, yang memelihara hegemoni kekuasaan..

maka, mari kita sama2, melahirkan pemimpin yang baik itu. mari kita awali dengan memperbaiki diri kita, anak istri kita, keluarga kita, dengan begitu lingkungan akan menajdi baik, bangsa menjadi baik dan pemimpin baik akan lahir dari lingkungan bangsa yang baik.

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  3. 1
    Komentar

    Jurus Jitu Camat Menurunkan Angka AKI-AKB

    Sarip Hidayatulloh  di  Parungkuda, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  4. 1
    Komentar

    Komunitas Motor (Sezari C70 ) Lombok Timur Peduli Lingkungan

    sosiawanputra  di  Pringgasela, Lombok Timur  |  26 Nov 2020