Ada perumahan khusus janda di Sidoarjo

53387 medium post 59627 2905d968 6efa 410f b6ab eaf8e5a5eedd 2019 03 13t07 04 51.767 07 00
Kebayang bagaimana nasib seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki anak namun ditinggak suami lantaran meninggal dunia atau masalah perceraian?, dan bagaimana jadinya jika wanita itu sulit mencari penghidupan ditambah tidak memiliki tempat tinggal. Beruntuntung di Indonesia masih ada tempat yang mau mengayowi para wanita tersebut (janda), memberi tempat tinggal yang layak. Terletak di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangli Kabupatrn Pasuruan, Perumahan Arbain membuat para janda bisa tersenyum manis, lantaran di perumahan ini Para penghuni yang merupakan janda tidak dikenai biaya serupiah pun, meski tinggal selama-lamanya di komplek yang dikenal dengan sebutan Kampung Janda tersebut.
"Syaratnya harus janda punya anak. Usia berapapun bisa, asal tidak punya rumah dan sangat membutuhkan," kata Nurussatik (47), penghuni Kampung Janda yang juga Ketua RT 7/RW 1 Kelurahan Gempeng, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (12/3/2019).
Janda tiga anak asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, ini mengatakan penghuni Kampung Janda berusia 35-70 tahun. sebagian besar berasal dari wilayah Bangil. Ada juga dari sejumlah kecamatan di Pasuruan.
"Dari Sidoarjo ada. Dari Sulawesi juga ada," terang janda yang ditinggal mati suaminya ini.
Tinggal di Kampung janda punya aturannya, yakni harus melakukan verikasi saat ada pendaftar baru.
"Kita cek bener ya. Apa benar-benar tak membutuhkan. Tadi syaratnya, harus punya anak karena itu terbilang yatim dan tak punya tempat tinggal," terangnya.
Selain itu penghuninya harus memiliki perilaku baik dan bersedia menjalankan tata tertib yang ada. Tata tertib Kampung Janda sangat tegas dan mereka yang melanggar bisa dikeluarkan.
"Para penghuni wajib menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan dan rumah masing-masing. Para penghuni juga harus berpakain sopan sesuai syariat Islam," tutur Nurussatik
Adapun tata tertibnya yakni;
1. semua penghuni dilarang menerima tamu bukan muhrim tanpa didampingi keluarganya.
2. setiap tamu yang melebihi 24 jam harus melapor.
3. Penghuni dan anak-anaknya tidak boleh pacaran dan merokok. 4. putra-putri penghuni yang sudah menikah tidak boleh tinggal di perumahan tersebut.
"Kalau melanggar tata tertib bisa dikeluarkan," terangnya.
Sebanyak 37 janda menghuni perumahan ini. Mereka berasal Bangil, beberapa kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, bahkan dari luar Jawa. Janda dari wilayah Bangil lebih diprioritaskan untuk tinggal di perumahan ini.
Sumber:
https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4463477/tinggal-di-kampung-janda-tanpa-dipungut-biaya-ini-syaratnya
Sudah dilihat 95 kali

Komentar