Garam Langka, Produsen Telur Asin Brebes Daur Ulang Adonan Pengasin Brebes - Menyiasati kelangkaan dan mahalnya harga...

15105 medium d7cdce68 9810 40bd 937d d8d1c0926d2a 169 %283%29
Garam Langka, Produsen Telur Asin Brebes Daur Ulang Adonan Pengasin


Brebes - Menyiasati kelangkaan dan mahalnya harga garam, produsen telur asin di Brebes, Jawa Tengah, melakukan penghematan penggunaan garam. Mereka mendaur ulang adonan pengasin telur hingga 4 kali pemakaian.

Para produsen melakukan daur ulang pengasin telur sejak komoditas garam lokal mengalami kelangkaan dan harganya mahal beberapa pekan lalu. Langkah ini ditempuh agar usahanya pembuatan telur asin terus berjalan.

Salah satu perajin telur asin asal Kelurahan Gandasuli, Brebes, Asmui (62) mengatakan adonan bekas pengasin telur ini bisa dipakai lagi setelah dijemur hingga kering. Setelah kering bisa dipakai lagi untuk mengasinkan telur itik lain dengan ditambah sedikit garam.

"Lazimnya, perajin telur ini mendaur ulang adonan tersebut sebanyak 2 kali, namun kali ini terpaksa adonan bekas didaur ulang hingga 4 kali," terang Asmui, Selasa (25/7/2017).

Langlah itu dilakukan karena garam lokal grosok sulit diperoleh di pasaran. Selain itu harganya mencapai Rp 4.000/kg. Padahal sebelumnya harga garam grosok hanya Rp 1.700/kg.

Dalam satu kali membuat adonan baru, dibutuhkan bubuk batu bata dan arang sekam. Adonan ini kemudian diberi garam untuk memberikan rasa asin sebanyak 3 kg. Satu kali pembuatan adonan ini bisa untuk mengasinkan 300-500 butir telur.

"Dengan mendaur ulang adonan pengasin telur hanya menambahkan sedikit garan dan bubuk batu bata. Komposisinya hanya separuh dari pembuatan adonan baru," ungkapnya.

Sejauh ini, para pembuat telur asin di Brebes tidak berencana menaikkan harga produknya meskipun harga garam mahal. Biasanya harga telur ini akan naik bila harga telur itik mentah mengalanmi kenaikkan.

"Kalau bahan baku telur naik baru saya naikan harganya. Kalau garam tidak masalah saalnya bisa dengan daur ulang yang lama dicampur bisa ngirit garam," katanya.
Detik.com

Komentar