Kenalkan, Bayi dari Brebes ini Bernama Fly Over Brebes - Sepasang suami istri di Desa Dukuhturi, Ketanggungan,...

526ef0b2 511e 4046 a2d9 305d73170949 11
Kenalkan, Bayi dari Brebes ini Bernama Fly Over

Brebes - Sepasang suami istri di Desa Dukuhturi, Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, memberi nama anaknya Fly Over. Nama ini diberikan karena bayi tersebut lahir bertepatan dengan dioperasikannya jembatan fly over Dermoleng di Ketanggungan.

Bayi laki laki tersebut memiliki nama lengkap Ramadhan Dorojatun Putra Fly Over. Lahir tanggal 24 Juni 2017 dari pasangan Dorojatun dan Beti Apriana Dewi. Nama depan Ramadhan diberikan karena lahir pada bulan puasa, sedangkan Dorojatun adalah nama ayahnya.

Menurut Dorojatun, anak pertamanya ini lahir pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB sehari menjelang lebaran dengan proses persalinan normal. Saat lahir, bayi tersebut memiliki berat 3 kg dan panjang 40 cm.



"Istri saya mulai terasa mules-mules pukul 03.00 WIB, pagi harinya dibawa oleh bidan ke Puskesmas Ketanggungan," ujar Dorojatun, saat ditemui di rumahnya, Kamis (27/7/2017) sore.

Dorojatun lantas memberikan naman Fly Over pada bagian akhir nama anaknya. Kata dia, nama itu sengaja disematkan agar mudah diingat.

Nama itu terinspirasi, saat dia sedang jalan-jalan di bawah fly over sambil menggendong anak yang kebetulan sedang ramai arus mudik serta dibukanya fly over untuk kendaraan umum. Dari situlah, bapak bayi ini memberikan nama Fly Over.

Sebelumnya sempat terpikir untuk memberi nama Ahmad Fly Over. Namun setelah dibicarakan dengan keluarga akhirnya sepakat memberi nama Ramadhan Dorojatun Putra Fly Over.

"Setelah ada fly over itu kan disitu ada manfaat, paling tidak untuk orang banyak. Jadi diharapkan anak saya nanti kalau sudah besar bisa bermanfaat bagi orang tua dan masyarakat," harap Dorojatun.

Pasangan suami istri ini memang menempati rumah yang berada di bawah jembatan fly over tersebut. Setiap hari, Dorojatun bekerja sebagai sopir truk dump material pasir. Sedangkan Beti berdiam diri di rumah mengurus rumah tangga.
Detikom

Komentar