5 Tips Ampuh Jalani Ramadhan sebagai Anak Rantau!

60639 medium kata kata anak rantau islam
Ayo yang ngaku anak rantau unjuk satu jari. Eh..jangan langsung esmosi dong. Kalau angkat tangan kan pakai satu jari, kalau pakai dua jari saat mau selfie dong hihihi. Nah, kali ini saya pengen berbagi nih gengss tips buat menjalani Ramadhan sebagai anak rantau. Sebagai anak rantau yang sudah menjalani dinamika perantauan selama lima tahun, saya pengen berbagi pengalaman untuk pembaca setia atmago. Karena saya tahu, banyak yang se-nasib dengan saya di bulan Ramadhan ini. Khususnya kamu yang sedang berjuang meraih impian untuk bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa. Masya Allah
Nah, daripada berlama-lama dan makin gak jelas, langsung aja..check these out…

1. Jangan Mengeluh
Hei…hei..hei…tayooo… hahah
Maksudnya hai kamu generasi milenial. Yang katanya akan menjadi penerus bangsa, yang katanya mereka yang punya semangat bermimpi, mengikuti passion dan kreatif. Hari gini kamu masih ngeluh? Waduh… ke laut aja deh.

Sekarang gini loh, saat ini kamu merantau untuk kuliah, bekerja, atau sedang memperjuangkan sesuatu, emang untuk siapa? Tepatnya untuk masa depanmu. Michael Jordan gagal di 300 kali pertandingan sampai akhirnya jadi pemain basket legendaris. Penulis sekaligus aktor ternama hollywood Sylvester Stalline naskahnya juga ditolak hingga 1500 kali, tapi tetap keep calm tuk berjuang.

Trus kamu ? hanya karena gak bisa menikmati Ramadhan dengan keluarga dan kenyamanan di rumah, kamu mengeluh dan merengek mau pulang. Tapi apalah daya libur dan cuti masih lama. Trus kalau kamu ngeluh, lantas pak dosen atau pimpinan mu akan memperbolehkan mu pulang. Tidak kan.

Yaudahlah yah, kalau mengeluh hanya membuatmu terlihat merana dan bukan menjadi solusi tidak perlu dilakukan. Nikmati aja prosesmu hari ini. Kamu sudah sering dengarkan kata-kata mutiara “Hasil tak akan mengkhianati proses.” So, jangan hanya jadi sekedar kata motivasi tanpa aksi. Orang-orang sukses sudah membuktikannya, sekarang giliranmu mileni.

2. Tebar Kebaikan
Satu hal yang harus kamu tanamkan sebagai anak rantau adalah “Tebarlah kebaikan dimanapun kakimu melangkah,” karena kebaikan itu akan kembali pada dirimu sendiri. Masih ingat pelajaran Kimia di sekolah tentang Aksi = Reaksi? Nah seperti itulah kinerja perbuatan baik yang kamu lakukan.

Percaya deh, saat kamu baik pada orang lain, maka orang lain akan baik pula kepadamu. Saat kamu menerapkan konsep ini, kamu akan bisa melihat kemudahan-kemudahan dalam hidupmu dari orang-orang sekitarmu.

3. Berkumpul dengan Sahabat
Jika tidak bisa berkumpul dengan keluarga di bulan Ramadhan, maka buatlah agenda kumpul bareng sahabat. Meski hanya sekedar bertukar pikiran/diskusi, hal itu bisa sedikit meringankan rasa rindu pada orang-orang terdekatmu. Ingat, bertukar pikiran yah bukan bertukar gosip. Paling berfaedah lagi kalau kumpulnya sambil buat projek kebaikan. Tentunya akan lebih bermanfaatkan. Dan biasanya kesibukan mu membuat projek kegiatan akan membuat mu lupa pengen pulang hihihi. Tapi jangan sampai lupa ibadah yah. Apalagi Ramadhan hanya datang sekali setahun. Jadi ayo dimaksimalkan sebaik mungkin, ok.

4. Ingat Tujuanmu
Nah, kalau kamu sudah coba berbagai cara di atas, tapi tetap aja kebayang wajah ibu yang sedang masakin buka puasa, bapak yang lagi asyik diskusi bareng dengan kamu di ruang keluarga, atau pertengkaran dengan kakak dan adikmu saat ganti channel TV, coba kamu merenung. Ingat kembali keputusanmu. Bahwa pilihan mu adalah tanggungjawab yang dulunya sudah kamu pikirkan dengan matang baik manfaat ataupun dampaknya dan harus kamu tuntaskan sekarang. Saya yakin, keputusan kita membina keluarga eh maksudnya memilih untuk merantau adalah keputusan terbaik. Mengutip pesan yang disampaikan oleh Rasulullah, bahwa berhijrahlah untuk menjemput rezeki. Karena bisa jadi rezeki mu ada di tempat lain. Nah, seperti itu pula dengan anak rantau, meminta izin pada kedua orangtua untuk menjemput masa depan yang gemilang.

5. Berdoa
Jika di tempat rantau hati mu gundah-gulana dan merasa kesepian, berdoalah pada-Nya. Agar diberi kekuatan, ketabahan, dan kemudahan dimanapun kaki mu melangkah. Curhatlah pada-Nya untuk mendapat ketenangan dan kedamaian. Bukan pada manusia yang akhirnya malah jadi keluhan. Perbanyaklah berdoa apalagi di bulan Ramadhan agar Allah segera memantaskan kita para anak rantau dalam menggapai setiap impian yang sedang kita perjuangkan di tanah rantau. Amiin…Aminnn…Amiin. Eits gak perlu ketik di kolam komentar Amiin nya yah hihihi.

Semangat anak rantau. Nikmati prosesmu hingga menjadi pantas.

Salam dari anak rantau Sulawesi yang sekarang merantau ke Jawa.

Selamat memaksimalkan ibadah di bulan suci Ramadhan

Penulis : @sucifitrahsyari
Sudah dilihat 90 kali

Komentar