4.000 Perusahaan Jakarta Belum Daftarkan Karyawannya di BPJS

Warga AtmaGo  di  Gambir, Jakarta Pusat
13 May 2016, 13:44 WIB
42 1 292
Gambar untuk 4.000 Perusahaan Jakarta Belum Daftarkan Karyawannya di BPJS
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengancam tidak akan mengeluarkan dokumen perizinan terhadap perusahaan yang belum mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, di Ibukota, tercatat masih ada kurang lebih 4.000 perusahaan yang sampai kini tidak menjalankan program BPJS.

"Ini sudah amanat undang-undang. Setiap perusahaan harus taat untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi tenaga kerjanya. Kalau tidak begitu, dokumen perizinan mereka jangan dikeluarkan. Itu sebagai sanksi," katanya saat acara perjanjian kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta dengan BPJS di Balai Kota DKI, Selasa (10/5).

Menurut Saefullah, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS. Apalagi, premi jaminan kesehatan yang harus dibayarkan hanya sebesar Rp 23 ribu perorang.

  1 Komentar untuk 4.000 Perusahaan Jakarta Belum Daftarkan Karyawannya di BPJS

Tulis komentarmu...

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Warga melaporkan masalah sampah di Baleendah, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Baleendah, Bandung Kabupaten  |  22 Sep 2020
  2. Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Jatinegara, Jakarta Timur

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Jatinegara, Jakarta Timur  |  23 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 0
    Komentar

    Warga melaporkan masalah sampah di Baleendah, Bandung Kabupaten

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Baleendah, Bandung Kabupaten  |  22 Sep 2020
  2. 0
    Komentar

    Warga melaporkan kerusakan infrastruktur di Jatinegara, Jakarta Timur

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Jatinegara, Jakarta Timur  |  23 Sep 2020