4 Jenis Serat Kekancingan yang Harus Dikenali Penghuni Sultan Ground dan Pakualam Ground

1 0 158
Gambar untuk 4 Jenis Serat Kekancingan yang Harus Dikenali Penghuni Sultan Ground dan Pakualam Ground
Istilah tanah Kasultanan atau Sultan Ground (SG) dan tanah Kadipaten atau Pakualaman Ground (PAG) tentu sudah dekat dengan masyarakat Yogya.
Lantas sebenarnya apa pengertian dari dua tanah tersebut?
Tanah Kasultanan adalah tanah hak milik Kasultanan yang meliputi tanah Keprabon dan tanah bukan Keprabon atau Dede Keprabon yang terdapat di wilayah kabupaten kota di DIY.
Pengertian yang sama juga berlaku untuk tanah Kadipaten.

Tanah Keprabon sendiri adalah tanah digunakan untuk bangunan seperti Istana dan kelengkapannya antara lain untuk Keraton, Alun-alun, Pasar Beringharjo, Makam dan Masjid Kagungan Dalem.
Sementara tanah Dede Keprabon adalah tanah desa yang asal usulnya dari Kasultanan dan Kadipaten dengan hak Anggaduh.
Tanah tersebut seperti tanah yang telah digunakan oleh masyarakat atau institusi dan telah memiliki serat kekancingan.
Tanah yang telah digunakan oleh masyarakat atau institusi dan belum memiliki kekancingan dan tanah yang belum digunakan.
Sementara itu serat kekancingan memiliki empat jenis, yakni Magersari, Ngindung, Anganggo dan Anggaduh.
Penjelasannya sebagai berikut :
1. Magersari : Hak adat yang diberikan kepada pengguna tanah Kasultanan atau Kadipaten karena terdapat ikatan historis, hanya kepada WNI pribumi selama dipergunakan.
2. Ngindung : Hak adat yang diberikan kepada masyarakat atau institusi untuk menggunakan tanah bukan tanah keprabon dengan perjanjian.
3. Anganggo : Hak adat yang diberikan kepada masyarakat atau institusi untuk menggunakan tanah bukan Keprabon tanpa memungut hasil dan sifatnya mandiri.
4. Anggaduh : Hak adat yang diberikan untuk mengelola dan memungut atau mengambil hasil dari tanah Kasultanan atau Kadipaten (bukan keprabon) kepada desa dalam menyelenggarakan pemerintahan desa untuk jangka waktu selama dipergunakan.(*)
sumber:#tribunjogja.com
penulis ;snh
editor : Gaya Lutfiyanti

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 6
    Komentar

    Mitra Utama Fasilitasi Pengenalan Tools Indeks Kinerja Organisasi Kepada Anggota Forum BARANI.

    Institute Of Community Justice Makassar  di  Ujung Pandang, Makassar  |  18 jam lalu
  2. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  3. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020