"NEMPIK" WUJUD GOTONG ROYONG PEREMPUAN SASAK

Header illustration
(13/07/2019). Kebiasaan Gotong royong dewasa ini sudah mulai terkikis. Kepedulian terhadap sesama warga mulai sulit ditemukan. Individualisme berkembang pesat seiring kemajuan zaman.
Keadaan seperti yang dijelaskan di atas untungnya tidak berlaku di Dusun dusun dan di desa desa di Lombok. Hal ini bisa dilihat di kebiasaan masyarakatnya dalam kegiatan kegiatan seperti persiapan begawe (syukuran) yang diadakan oleh warga masyarakat.
Tak terkecuali para perempuan pun ikut membantu kegiatan tersebut. Pada malam hari H Begawe, warga berdatangan menuju rumah yang mengadakan syukuran tanpa harus diundang. Persiapan pembuatan makanan yang akan digunakan untuk para tamu besoknya pun dilakukan bersama sama. Beras yang akan dimasak pun dalam jumlah yang banyak. antara 300 - 1000 kg beras disiapkan. Para perempuan yang ada di lingkungan tersebut membersihkan beras secara bergotong royong. Proses membersihkan beras yang akan dimasak dengan menggunakan nampan. pemilahan tersebut disebut NEMPIK. Kegiatan Nempik ini menunjukkan bagaimana para perempuan Sasak bersama bahu membahu membantu warga lainnya yang sedang mengadakan acara syukuran.
Semoga kebiasaan kebiasaan baik ini tetap terjaga dan tidak terkikis oleh kemajuan zaman. #AtmagoEPiQUE
Sudah dilihat 34 kali

Komentar