"Hotman Paris Hutapea Dukung Perjuangan FPPH"

45991 medium post 52769 a27cc654 3b86 4098 b602 6bf0f351a4aa 2019 01 13t17 52 27.389 08 00 45993 medium post 52769 0a92529d 1cab 4bd8 bede 3f7ad4ade851 2019 01 13t17 52 28.560 08 00 45992 medium post 52769 1e0d876f 8cb9 4205 a9fa f0cf809e26c1 2019 01 13t17 52 27.970 08 00
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyambut baik dan mendukung perjuangan Forum Perjuangan Pemutihan Hutang (FPPH) Sulawesi Tengah untuk pemutihan atau penghapusan hutang kredit warga Kota Palu, Kab. Sigi, Kab. Donggala dan Kab. Parimo yang terdampak bencana alam 7,4 SR yang terjadi 28/9/18 lalu.
Sikap demikian terlihat saat FPPH baru-baru ini (13/1/19) mengunjungi dan bertemu langsung dengan Hotman Paris Hutapea di Warkop Johny Jakarta (13/1/19).
Sunardi Katili, SH selaku Ketua FPPH Sulteng juga sebagai seorang pengacara ini, mengatakan bahwa pertemuan konsultasi hukum ini sengaja dibuat sebagai salah satu agenda kerja FPPH yang telah direkomendasikan sebelumnya.
Pengacara dengan julukan "Celebrity Lawyers, The Most Dangerous Lawyers oleh Majalah SWA dan bling-bling lawyers oleh salah satu majalah di Australia ini mengatakan meminta pada bank agar hutang itu dianggap sebagai keadaan memaksa atau overmacht sehingga tidak usah bayar, memang menurut KUHPerdata salah satu unsur terjadi keadaan memaksa adanya gempa bumi, jadi sebenarnya memenuhi syarat, untuk itulah perlu keputusan Presiden RI atau Meneg BUMN atau OJK dan BI, demikian dikatakan Dr. Hotman Paris Hutapea, SH.
Pernyataan ini memberikan semangat yang berarti bagi advokasi pemutihan hutang kredit yang telah diperjuangkan FPPH sejak dideklarasikan 17 November 2018 lalu.
Sudah dilihat 302 kali

Komentar