3 Oknum Pegawai RSDP Menjadi Tersangka Pungli Korban Tsunami

44380 medium post 51211 4d6f9633 e64b 409a 9191 09c720905fc5 2018 12 30t00 25 46.315 07 00
Tim gabungan penyidik Polda Banten dan Polres Serang Kota menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus pungutan liar kepada keluarga korban tsunami yang jenazahnya diurus di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. (29/12)
Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Dadang Herli Saputra mengatakan, ketiga tersangka yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) di RSDP berinisial F, dan dua karyawan dari sebuah perusahaan swasta penyedia mobil jenazah rekanan RSDP berinisal I dan B.
“Tim penyidik gabungan Polda Banten dan Polres Serang Kota kita sudah meningkatkan ke penyidikan tadi sore berdasarkan fakta yang kami dapatkan kita dapatkan lima saksi kunci dan dokumen yang kita gunakan dan beberapa kuitansi yang tidak resmi dikeluarkan oleh oknum ASN dan karyawan dari sebuah CV (perusahaan rekanan RSDP). Sore ini kita tetapkan tiga tersangka,” ujar Herli kepada awak media saat jumpa pers di Mapolda Banten, (29/12)
Menurut Dadang, ketiga tersangka dijerat Pasal 12 huruf E Undang-undang Nomor 31 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. (29/12) #Pray4Banten #TsunamiSelatSunda
Sudah dilihat 48 kali

Komentar