3 Buaya ganti kasus limbah Kali Bekasi

34934 medium images %2835%29
Setelah kasus Limbah yang belum ada kepastiannya, kali Bekasi kini digegerkan kembali dengan kasus Buaya. Kemunculan buaya itu diketahui berdasarkan hasil pengelihatan langsung serta laporan dari Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Bogor. Diketahui ada 3 ekor buaya yang kini jadi buruan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) dan tim gabungan evakuasi dari Pemerintah Kota Bekasi.
“Kami mendeteksi ada tiga buaya yang kini berkeliaran bebas di sekitar permukiman penduduk, tepatnya di sekitar Jembatan Pangkalan 1 hingga ke kawasan Cipendawa, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi,” kata Ketua KP2C Puarman di Bekasi, Sabtu (6/10).
Dari ketiga buaya itu
Menurut dia, dua ekor buayaberjenis crocodylus porosus atau buaya muara, sedangkan sat lagi jenis tomistoma schlegelii atau buaya senyulong.
“Buaya muara pertama diketahui memiliki panjang tubuh sekitar 120 centimeter berwarna putih, buaya muara kedua tercatat memiliki panjang tubuh sekitar 170-180 centimeter berwarna hitam dan yang ketiga (jenis senyulong) memiliki panjang 1,5 meter dengan ciri mulut panjang dan lancip,” katanya.
Sementara jenis buaya senyulong, diduga kuat lepas dari penangkaran.
“Buaya senyulong ini bukan habitatnya di perairan Bekasi, dia berasal dari Kalimantan, dugaan semetara hewan itu lepas dari penangkaran,” katanya.
Ketiga buaya ini sedang berkeliaran bebas di sekitar Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi yang padat penduduk.
Dari penemuan Buaya beserta tersebut, KP2C menjalin koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi dan BKSDA Kabupaten Bekasi memulai perburuan ketiga ekor buaya sepekan terakhir ini.
foto:ilistrasi
Sudah dilihat 88 kali

Komentar