2 Pemuda asal Donggala Tepergok Polisi Saat Akan Kuburkan Janin

69218 medium ez29fd0dugtdd4rfq4lb
Seorang anggota polisi yang bertugas di Markas Kepolisian Resor (Polsek) Palu Timur memergoki dua pemuda yang hendak menguburkan janin di Jalan Kebun Sari, tepatnya di belakang Akademi Perawatan (Akper) Kawatuna, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (7/8).

Bripka Indriadi menjelaskan, aksi tersebut berhasil ditemukan saat dirinya tengah menuju ke belakang Akper untuk mengecek ternaknya.
Saat melintas, ia melihat dua orang yang mencurigakan, di mana salah satunya sedang duduk di dekat sepeda motor dan seorang lagi berada di dalam semak belukar.

Indriadi kemudian mendekati salah seorang di antara dua pemuda tersebut dan menanyakan apa yang sedang dia lakukan di tempat sepi tersebut.
"Secara spontan, pemuda tersebut menjawab ingin buang air kecil," kata Indriadi mengutip pengakuan pemuda tersebut.

Tak berselang lama, salah seorang rekan pemuda yang berada di dalam semak itu keluar, menghampiri ke tempat Indriadi. Selanjutnya, Indriadi menggeledahnya dan menemukan sebilah pisau panjang yang terselip di pinggang pemuda tersebut.

Setelah ditanya kembali oleh Indriadi, pemuda tersebut mengaku kalau mereka akan menguburkan janin yang masih disimpan di bawah sadel sepeda motornya.
“Kejadiannya sekitar pukul 12.50 WITA,” ujar Bripka Indriadi.

Menurut Indriadi, diketahui identitas salah satu pemuda tersebut berinisial RH (21 tahun) dan berdomisili di Dusun III, Desa Meli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Sementara seorang rekannya itu belum diketahui identitasnya.

Hasil interogasi saat itu menurut Indriadi, terungkap bahwa janin tersebut merupakan hasil aborsi dari hubungan di luar nikah salah seorang pemuda itu dengan pacarnya berinisial AR (20 tahun), yang juga merupakan warga Kecamatan Balaesang.
Saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak unit PPA Polres Palu.

Sumber : paluposo
Sudah dilihat 17 kali

Komentar