2 pemancing Bekasi jadi korban tsunami di Banten

43875 medium screenshot 20181225 141238
Pemancing Bekasi meninggal tersapu tsunami di Banten. Keduanya adalah M Soleh (40) dan Sulaeman (38), kakak-adik asal Bekasi yang sedang memancing di perairan Banten. Anak almarhum Sulaeman, Citra, yang juga ikut berwisata, menceritakan detik-detik sebelum ayahnya pergi memancing. Ayahnya meminta dirinya tetap di dalam vila dan tak boleh keluar.
"(Katanya) 'Ayah mancing dulu, kamu disini dulu (vila) sama kakak.' Ya udahlah saya biarin aja. Terus saya lagi duduk di vila, ruang tamu. Terus ada dua bapak-bapak masuk ke vila bilang kayak gini, 'Eh cepat-cepat keluar. Ombak mau naik, ombak mau naik!' Gitu kan," ujar Citra.
Citra lergi ke masjid yang lokasinya lebih tinggi, setelah tsunami selesai iya coba hubungi Ayahnya, namun tidak bisa, sampai akhirnya sang Ayah dinyatakan Meninggal lewat temuan jasadnya di pantai Karang Bolong.
Wakasatgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi, Karsono, mengatakan jenazah Soleh dan Sulaeman ditemukan di tepi Pantai Karang Bolong, Anyer, Minggu (23/12) malam.
"Posisinya (jenazah ditemukan) di Karang Bolong, dekat Vila Kompas," ucapnya.
Kedua jenazah tersebut di makamkan di TPU Perahu, Jalan Melati (IV), RT 02 RW 07, Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (24/12/2018).
Sumber: https://m.detik.com/news/berita/4357537/kakak-adik-asal-bekasi-tewas-saat-mancing-ketika-tsunami-banten-terjadi #pray4anyer #pray4selatsunda
Foto: ilustrasi
Sudah dilihat 91 kali

Komentar