13 KK di Kabupaten Semarang Terancam Tanah Bergerak

Header illustration
semarang - Tanah milik PTPN IX di Dusun Bendo, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, bergerak. Akibatnya, rumah milik 13 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di bawahnya terdampak. Warga terdampak ditawari untuk direlokasi.

Adapun 13 rumah warga yang terdampak tersebut milik Saru (60), Yuniar Antoni (38), Jumain (32), Jumiin (56), Prihono (38), Suyoto (78) dan rumah milik Joni Setu (55). Selain itu, milik Indro Pujianto (32), Rusman (80), Sumardiyono (45), Saroso (32) dan Sudarpono (42), warga Dusun Bendo RT 02/RW 10, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen. Tanah bergerak tersebut telah terjadi sejak setahun yang lalu, namun dalam tiga hari belakangan kembali bergerak dan membahayakan.

Kepala Desa Kandangan Paryanto mengatakan, tanah bergerak ini telah terjadi sejak setahun yang lalu. Awalnya tanah yang berada di lahan PTPN IX kedalaman sekitar 1 meter terus melorot perlahan, namun sekarang telah mencapai 2 meteran.

"Tadi telah dilakukan pertemuan antara perwakilan warga dengan PTPN IX. Intinya pihak PTPN IX beritikad baik dengan menawarkan tiga opsi," katanya saat ditemui usai pertemuan di Dusun Bendo, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Senin (8/1/2018).

Untuk opsi yang disampaikan kepada 13 KK terdampak tersebut, kata dia, opsi pertama direlokasi ke wilayah Jatirunggo, Kecamatan Pringapus di lahan PTPN IX. Kemudian, opsi kedua diberikan ganti rugi, namun jika terjadi longsor PTPN IX tidak bertanggungjawab.

"Opsi ketiga, apabila tidak mau direlokasi, masyarakat diminta mencari lahan sendiri," katanya.

Sementara itu, salah satu warga, Jumiin menambahkan, setiap turun hujan tidur sambil berjaga-jaga di teras rumahnya.

"Cucu-cucu tidur di lantai, saya di teras. Kalau terjadi apa-apa bisa langsung tahu sambil berjaga-jaga," kata dia.

Warga lainnya, Prihono mengatakan, 13 warga terdampak masih akan melakukan pertemuan lanjutan. Kemudian, hasilnya nantinya akan disampaikan kepada pihak PTPN IX.

"Kami masih akan berembuk, nanti hasilnya kami sampaikan," tuturnya (bgs/bgs).

Source: detiknews.com
Sudah dilihat 49 kali

Komentar