10 perusahaan Thinner Di Babelan Diduga Cemari Kali Bekasi

25188 medium whatsapp image 2018 04 28 at 8.13.55 pm
25189 medium whatsapp image 2018 04 28 at 8.13.56 pm
25190 medium whatsapp image 2018 04 28 at 8.14.02 pm
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Rakyat Indonesia Berdaya (RIB) Kabupaten Bekasi, Firdaus secara tegas mendesak Pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk segera membentuk Pansus penanganan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh 10 perusahaan Thinner di wilayah Kadus I dan Kadus II Desa Kedungpengawas, Kecamatan Babelan.

"Bicara soal lingkungan tentu akan mengena terhadap kesehatan manusia. Untuk itu, kami meminta kepada Dinas LH untuk cepat menyikapi permasalahan tersebut yang sudah kami laporankan beberapa hari yang lalu. Karena, pembuangan limbah yang dibuang secara sembarangan oleh ke 10 perusahaan tersebut sudah sangat meresahkan," tegas Firdaus, Senin (7/5/2018).

Dikatakannya, DLH juga diharuskan untuk memberikan informasi dari hasil pemeriksaannya nanti kepada masyarakat maupun kepada Lembaga Swadaya Masyarakat, dan menegaskan sanksi atas pelanggaran yang berdampak pada pencemaran lingkungan tersebut.

"Masyarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat mempunyai hak seluas-luasnya untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan hidup dari mulai mendapatkan yang informasi, pelaporan maupun gugatan," jelasnya.

Ditambahkannya, jika terbukti ada pelanggaran dan praktik pencemaran lingkungan, baik sengaja ataupun kelalaian, jelas harus dilakukan tindakan tegas dari DLH karena pelanggaran tersebut berdampak kepada masyarakat banyak, dan gugatannya pun harus dilakukan baik perdata maupun pidananya.

"Dalam pasal 103 disebutkan bahwa setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5, di pidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dengan denda Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) paling banyak Rp. 3.000.000.000.00 (tiga miliar rupiah)," tutupnya. [rakyatjelata online]

Komentar