Potret Penjual Garam Talise : Asa Tak Pernah Padam

25 May 2019, 20:35 WIB
4 0 86
Gambar untuk Potret Penjual Garam Talise : Asa Tak Pernah Padam
Banyak petani tambak garam yang mengalami langsung sedihnya dihempas tsunami tahun 2018. Sekitar 18 hektar tambak rusak dan sebagian petani tercatat sebagai korban jiwa.

Kini garam yang dijual, dijajakan depan lapangan abadi, kel. Mantikulore dengan harga 15 ribu/gayung ukuran besar, dan 10 ribu untuk gayung ukuran sedang.

Ditengah massifnya garam impor dan domestik, asa garam lokal Talise terus dipertahankan, mungkin saja karena hanya itu pekerjaan dan rutinitas, tapi lebih dari pandangan orang, mereka sesungguhnya sedang mempertahankan kearifan lokal yang sudah turun temurun terus dipelihara sebagai petani tambak.

  Komentar untuk Potret Penjual Garam Talise : Asa Tak Pernah Padam

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!