Pembangunan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Fakir Miskin Al Wahid

23 October 2018, 12:03 WIB
1 0 102
Gambar untuk Pembangunan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Fakir Miskin Al Wahid
Di era globalisasi yang serba terbuka pendidikan keagamaan merupakan pendidikan wajib bagi masyarakat mulai dari anak-anak sampai orang tua. Hal tersebut bertujuan untuk membendung budaya-budaya negatif yang masuk di lingkungan masyarakat, baik melalui media sosial maupun media lainnya.
Atas keprihatinan hal tersebut bapak H. Tukijan yang beralamat di Yogyakarta mewakafkan sebidang tanah untuk didirikan sebagai pondok pesantren yatim piatu dan fakir miskin.
Pondok pesantren tersebut tepatnya berlokasi di Jumblangan, Banjarsari, Samigaluh, Kulon Progo.
Pondok pesantren sebagai lembaga tafaqquh fiddin ( mendalami ilmu agama) dituntut untuk berbenah diri dalam rangka melahirkan cendikiawan muslim dalam memfungsikan pesantren secara maksimal baik dari sisi ritual ibadah intelektualitas dan sisi sosial ekonomi (muamalah), karena lembaga ini sangat berpotensial untuk dijadikan Soko guru pemberdayaan sumber daya manusia yang paripurna.
Bukanlah suatu hal yang berlebihan apabila gagasan tersebut dituangkan dalam bentuk pembangunan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Fakir Miskin Al Wahid sebagai upaya untuk melahirkan santri putra dan putri yang berakhakul karimah.
Pembangunan pesantren ini baru memasuki tahap awal pemasangan pondasi dan tiang mengingat keterbatasan dana atau sekitar 2% dari target pembangunan secara keseluruhan.

  Komentar untuk Pembangunan Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Fakir Miskin Al Wahid

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!