Meski Bisa Online, Ratusan Pelanggar Masih Antre Sidang Tilang

Warga AtmaGo  di  Kembangan, Jakarta Barat
6 January 2017, 7:11
30 2 218
Gambar untuk Meski Bisa Online, Ratusan Pelanggar Masih Antre Sidang Tilang
Ini adalah laporan dari warga di wilayah kejadian. Harap berhati-hati dan selalu waspada. Jika butuh bantuan, hubungi  112
Sosialisasi sidang tilang dengan cara baru digelar di kantor Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada pagi ini. Lewat sidang tilang cara baru, masyarakat yang terkena tilang kini tidak perlu hadir untuk mengikuti sidang.

Acara sosialisasi dilakukan oleh Ketua PN Jakbar Achmad Setyo Pudjoharsoyo dan Kajari Jakbar Redha Mantovani. Dari pantauan detikcom, Jumat (6/1/2017) sejak pukul 08.00 WIB, sekitar ratusan orang yang terkena tilang sudah datang.

Saat mengantre, mereka diberi tahu langsung oleh Ketua PN Jakbar terkait dengan sidang tilang melalui website. Mereka dapat membayar langsung denda tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) melalui loket-loket yang tersedia.

Alhasil, masyarakat yang telah berada di PN Jakbar akhirnya bergegas ke Kejari Jakbar. Sistem pembayaran melalui loket tersebut dikatakan oleh Achmad hanya berlaku sampai hari ini. Nantinya mulai Senin (9/1/2017) masyarakat bisa membayar denda lewat Bank BRI.

"Ini adalah dasar kita menyelesaikan perkara lalu lintas dalam Peraturan MA Nomor 12 Tahun 2016 yang mulai berlaku 19 Desember 2016. Sistemnya bagaimana? Yang pertama, sidang dibuka jam 08.00 WIB, tetapi di sana pelanggar tidak perlu hadir. Jam 08.00 WIB waktu yang sama diumumkan di papan pengumuman dan di website PN Jakbar," ujar Achmad di kantor PN Jabar, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Jumat (6/1/2017).

"Kita sudah melakukan MoU dengan Kejaksaan. Pada jam yang sama, sudah ter-connecting dengan website Kejaksaan pun muncul denda tilang. Di sanalah pelanggar harus membayar (denda) berapa. Yang tidak punya web bisa langsung melihat ke kantor Pengadilan juga ke kantor Kejaksaan," lanjutnya.

Masyarakat yang telah diberi tahu adanya sidang tilang cara terbaru itu mengaku lebih mudah. Selain itu, sidang terbaru menghindari adanya praktik calo yang mematok harga lebih mahal.

"Saya rasa lebih praktis yang sekarang tidak perlu mengantre ke sidang, terus bayar. Tinggal ngeliatin nomor langsung diambil. Lebih bagus gini, nggak ada calo juga. Kalau ada calo biasanya lebih mahal 2 kali lipat," ujar Nita, warga yang tengah mengantre untuk sidang tilang di PN Jakbar.

Sumber: Detik

  2 Komentar untuk Meski Bisa Online, Ratusan Pelanggar Masih Antre Sidang Tilang

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar

Warga AtmaGo

Hahahaha... Kayaknya yang komen di atas punya pengalaman pribadi yah???!!!