Gimana Cara Mengajari Anak Agar Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut?

22 February 2019, 10:27
0 0 50
Gambar untuk Gimana Cara Mengajari Anak Agar Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut?
Hai AtmaMoms dan AtmaDads!

Sebagian orang berpendapat, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Setuju tidak? Ngomongin kesehatan gigi, drg. Yudha Rismanto, Sp.Perio mengatakan, keluhan yang datang dari pasien ke dokter enggak jauh-jauh dari gigi sakit, gusi bengkak, rasa enggak nyaman, dan bau mulut.

Untuk itu, ia mengimbau agar orang dewasa dan anak-anak selalu menjaga kesehatan mulutnya. Tanda gigi dan mulut yang sehat, bisa digunakan untuk mengunyah dan mengecap secara optimal.

Kenapa bisa bau mulut? Bau mulut datangnya dari kuman. Dalam 24 jam, jika tidak menyikat gigi maka koloni kuman tadi akan matang dan aktif di mulut. Akibatnya kuman menghasilkan metabolisme yang disebut halitosis, lalu timbul lah plak.

Kalau sudah parah, bisa mengganggu sistemik, mengganggu organ kardiovaskular, mengganggu kehamilan, dan lainnya lho! Sampai segitunya....seram!

Lalu, bagaimana cara merawat kesehatan gigi dan mulut anak yang benar. Simak, yuk.1. SIKAT GIGI DUA KALI SEHARI
Kenapa dua kali sikat gigi? Karena ada koloni kuman, AtmaMoms & Dads. Kalau sudah matang (memakan waktu 10 - 12 jam), maka kuman akan bersifat destruktif.

Pagi setelah mulut kita tidur, air liur pH-nya drop, metabolisme kuman menjadi gas, makanya jadi bau mulut. Makanya pagi setelah makan kita harus sikat gigi. Begitu pula malam harinya sebelum tidur.

2. FLOSSING
Setelah sikat gigi, dianjurkan Yudha untuk flossing, membersihkan sela-sela gigi memakai benang. Waktunya pun sama, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
Sikat gigi dan flossing baru membersihkan permukaan gigi sebanyak 25 persen!

3. RINSING
Rinsing atau berkumur adalah cara terakhir yang harus dilakukan. Setelah bersih 25 persen, 75 persen kebersihan gigi dan mulut ternyata datang dari aktivitas rinsing.

ADA (American Dentists Associations) dan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) merekomendasikan rinsing setelah flossing. Pasien yang menambahkan essential oil (obat kumur) menjadi lebih sehat daerah gingival-nya.

Lalu bagaimana dengan anak-anak? Anak-anak boleh saja berkumur asal dalam pengawasan jika usianya di bawah enam tahun. Amannya, jika tak ingin khawatir obat kumurnya tertelan, bisa pakai air garam infus yang bisa dibeli di apotek.

  Komentar untuk Gimana Cara Mengajari Anak Agar Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut?

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!