Acara Pembukaan Workshop Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan.

2 October 2019, 18:01 WIB
0 0 27
Gambar untuk Acara Pembukaan Workshop Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan.
Discovery Hotel Ancol Jakarta-(02 September 2019). Pembukaan workshop Fasilitasi Sarana Kesenian dimulai jam 16.00 WIB. Sebelum acara pembukaan dimulai penulis bertemu dengan sahabat-sahabat baru diantaranya kepaka sekolah SMPN 1 Cipanas Bapak Haryanto dan Kepala sekolah SMPN Satap 3 Sobang. Mereka sangat ramah dan banyak bertanya tentang Lombok dan penulis manfaatkan waktu tersebut untuk mempromosikan tempat-tempat wisata di Lombok khususnya Lombok Tengah.
Mendengar cerita penulis, mereka sangat antusias dan sangat tertarik untuk mengunjungi Lombok dan mereka berjanji suatu saat skan datang berlibur ke Lombok.
Ditengah-tengah keasyikan ngobrol tiba-tiba terdengar seorang Mc.mengingatkan para peserta workshop bahwa acara pembukaan akan segera dimulai, kamipun munutup perbincangan dan mengalih perhatian ke acara pembukaan.
Acara pembukaan dihadiri oleh Dirjen Kesenian Kemdikbud Bapak Dr. Restu Gunawan M.Hum, Bapak Kasubdit Kesenian Bapak Prihatin sekaligus sebagai Ketua panitia penyelenggara dan Kasi Evaluasi Program Dirjen Kesenian Kemdikbud Bapak Eko.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu wajib nasional 3 stanza dan semua peserta workshop berdiri.
Selanjutnya laporan ketua panitia penyelenggara yang intinya bahwa program bantuan sarana kesenian dimulai sejak tahun 2012 dalam bentuk Bansos dan berubah menjadi Bamper.
Untuk tahun ini ada 60 sekolah yang diberikan bantuan dan diprioritaskan pada sekolah - sekolah terpencil. Panitia juga melaporkan bahwa untuk hari berikutnya akan diisi dengan materi-materi yang berkaitan dengan tertib administrasi dan Laporan pertanggungjawaban pemberian bantuan.
Selanjutnya akan dilakukan singkronosasi data yang diperoleh dirjen kesenian dengan data yang dibawa oleh kepala sekolah penerima bantuan. Dan diahir laporan ketua panitia diminta untuk mengabsen peserta workshop olek Bpk Dirjen.
Acara selanjutnya Sambutan dari Bapak Dirjen sekaligus membuka kegiatan Workshop secara resmi. Pada arahan Bapak Dirjen, beliau menyampaikan bahwa RAB yang dibuat tolong diperhatikan harga-harga yang sesuai dengan standar. dan juga beliau berharap agar kwitansi-kwitansi bukti pembelian agar disimpan dengan baik karena tim dari Dirjen Kesenian akan berkunjung ke sekolah penerima bantuan untuk memastikan apakah bantuan yang diberikan tepat sasaran. Beliau juga mengharapkan sekolah yang mendapat bantuan terutama yang tidak memiliki guru kesenian untuk bekerjasama dengan para seniman.
Selanjutnya beliau berharap agar sering menampilkan anak-anak memainkan alat kesenian yang diberikan misalnya pada kegiatan classmeeting bahkan pak Dirjen menghimbau untuk mengikuti festival-festival seni. Jangan sampai batuan alat kesenian tidak dimanfaatkan secara maksimal bahkan belum dibuka daru bungkusnya. Beliau menambahkan, apabila ditemukan kasus tersebut diatas maka bantuan alat kesenian akan ditarik kembali demikian selorohnya.
Beliau juga menyarankan kepada sekolah yang mendapat bantuan alat kesenian untuk membangun rasa ownership (kepemilikan) agar dirawat dengan baik. Jangan sampai alat-alat tersebut cepat rusak bahkan hilang. Terakhir dengan membaca kalimat basmallah workshop dibuka secara resmi. Selanjutnya peserta disuguhkan video permainan gamelan siswa siswi SMP Muhamadiah Surakarta yaitu salah satu penerima bantuan alat kesenian sebagai inspirasi bagi peserta workshop.
Akhirnya acara ditutup dengan pembacaan doa bersama tepat pukul 17.15 WIB.

  Komentar untuk Acara Pembukaan Workshop Fasilitasi Sarana Kesenian Di Satuan Pendidikan.

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!