Wedang Jahe untuk perkuat Imunitas,ternyata ada dalam Al-Qur'an.

1 0 205
Gambar untuk Wedang Jahe untuk perkuat Imunitas,ternyata ada dalam Al-Qur'an.
Wedang jahe bisa jadi menjadi minuman yang paling dicari saat pandemi covid seperti ini. Selama masa pandemi COVID-19, kepopuleran jahe pun meningkat. Jahe diklaim dapat melawan virus corona. Hal ini karena Jahe memiliki kandungan antioksidan tinggi seperti polifenol yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Makanya jahe disebut-sebut dapat melawan COVID-19. Dalam Al-Qur'an jahe bahkan tercatat sebagai bahan minuman surga.
TUMBUHAN jahe (Zingiber officinale), merupakan tanaman rimpang populer yang dikenal sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Tumbuhan berasa pedas karena disebabkan senyawa keton bernama zingeron ini suka dibuat minuman ini rakyat Indonesia.
Bukan hanya itu, di dalam jahe juga menyimpan kandungan gingerol yang berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan kandungan ekspektoran yang dapat melegakan tenggorokan dan dada.
Dari itulah, jahe kini dimanfaatkan banyak orang untuk mencegah penularan COVID-19. Khasiat jahe juga tertulis dalam kitab suci Al-Qur'an dan disebutkan bahwa jahe adalah campuran minuman di surga.
Namun yang lebih menarik, jahe adalah tumbuhan/tanaman yang namanya disebut-sebut Al-Quran dan juga digunakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam sebagai pengobatan.

Dari Abu Sa’id Al Khudri dia menceritakan: “Raja Romawi pernah menghadiahkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam satu karung jahe. Beliau memberikan kepada setiap orang satu potong untuk dimakan dan aku juga mendapatkan satu potong untuk kumakan.” (HR: Abu Nuaim).

Sementara Allah Subhanahu Wata’ala memujinya dalam salah satu surat yang bunyinya sebagai berikut;

وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا

“Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.“ (QS: Al Insan (76 ) : 17 )

Para ulama berpendapat bahwa yang dimaksud di dalam ayat ini adalah minuman surga yang di campur zanjabil (jahe).

Dalam Tafsir Nurul Qur’an oleh Sayyid Kalam Faqih, beliau mengutip dari perkataan Ibnu Abbas bahwa: “Kenikmatan – kenikmatan yang telah disebutkan Allah dalam al Qur’an adalah yang namanya kita kenal. Misalnya, Dia menyebutkan “minuman segar di campur zanjabil”, zanjabil adalah nama untuk jahe, yaitu tanaman akar – akaran yang aromanya sangat disukai oleh orang Arab (Faqih, 2006 : 52).

Jahe memiliki banyak manfaat. Secara umum, jahe bermanfaat sebagai minuman, bumbu masak dan obat. Sebab jahe telah terbukti memiliki efek antimikrob (membunuh bakteri), antifungal (melawan jamur), antioksidan, antiimflamasi (melwan peradangan), dan imunomodulator (meningkatkan kekebalan), analgesic (menghilangkan rasa nyeri), dan memiliki efek perlindungan terhadap saluran pencernaan. Jahe berguna untuk obat gangguan kesehatan hati, meningkatkan vitalitas pria, mengatasi masalah lambung dan memperlancar sistem pencernaan. Selain itu, jahe juga berkhasiat untuk mensterilkan organ mulut. Bahkan sejarah mencatat bahwa jahe telah digunakan sejak zaman dahulu dan dikenal sebagai obat demam.
Fenomena ini menunjukkan bahwa alam dan tumbuhan diciptakan Allah Subhanahu Wata’ala ini tidaklah sia-sia. Sbagaimana dalam Al – Qur’an Surat Al-anbiya’ ayat 16: “Dan kami tidak menciptakan langit dan bumi dan segala apa yang ada diantara keduanya dengan main-main.” Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.

Sumber :

https://umma.id/post/jahe-salah-satu-minuman-ahli-surga-yang-disebut-al-quran-204834?lang=id

https://food.detik.com/info-sehat/d-5643671/perkuat-imun-jahe-tertulis-dalam-al-quran-sebagai-bahan-minuman-surga

https://www.youtube.com/watch?v=QWfUmI_9mT0

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar