SRI

3 0 340
Gambar untuk SRI
Hari Sabtu (28/8) ini, Sri Setyaningsih (39) berencana ke ibukota Kabupaten Boyolali. Ada undangan yang harus dihadiri. Dia mewakili organisasi yang dipimpinnya, Forum Komunikasi Difabel Boyolali (FKDB). Undangan datang dari Forum Masyarakat Madani (FORMMAD) Kabupaten Boyolali. FKDB adalah salah satu organisasi anggota FORMMAD. Sebagai anggota, Sri berkomitmen. Ia harus hadir, meski lokasi acara jauh di kota.

Sri tinggal di Desa Klewor, Kecamatan Kemusu. Jaraknya sekitar 40 kilometer dari Ibukota Kabupaten Boyolali. Meski jauh dan acara digelar di hari libur, tak menyurutkan komitmen Sri. Dia pun berangkat. Berharap bertemu dengan teman-teman FORMMAD dan berdiskusi. Pukul 11.30 WIB Sri meninggalkan rumah, menuju ke ibukota kabupaten. Perhitungannya, dengan waktu tempuh 1 jam 30 menit, Sri berharap akan tiba di tempat acara pukul 13.00 WIB. Pas sesuai jadwal yang tertera di undangan.

Namun tak mudah bagi Sri untuk dapat segera bergabung bersama teman-temannya dalam acara FORMMAD. Sekitar satu jam perjalanan, tiba-tiba motor roda tiganya mogok. Sri adalah penyandang difabel. Untuk menunjang aktifitasnya, dia mengendarai sepeda motor modifikasi. Sepeda motor roda tiga.

“Ada kerusakan di mesin motor saya, Saya sudah sampai di daerah Simo, padahal sebentar lagi sampai,”ujarnya, Sabtu siang (28/8).

Sri lalu mengabari kondisinya melalui WA Group FORMMAD. Sejawatnya berempati dan berharap masalah kendaraan roda tiganya segera teratasi. Perlu waktu agak lama hingga kerusakan sepeda motornya teratasi.

“Saya akan melanjutkan perjalanan. Meski terlambat,”ujarnya.

Sri mengaku, keinginannya datang dilatari tema diskusi FORMMAD yang menarik. Pengetahuan yang akan didapatnya jika datang ke acara, akan sangat bermanfaat bagi organisasinya. Menurutnya, bergabung ke dalam FORMMAD memberi banyak pengetahuan. Di samping, visi dan misi forum yang didirikan 17 organisasi masyarakat sipil (OMS) di Boyolali itu menurutnya mulia.

Sebagaimana diketahui, selama bulan Agustus ini FORMMAD menggelar acara bertajuk “Serial Pembelajaran Forum Masyarakat Madani (FORMMAD) Kabupaten Boyolali”. FORMMAD adalah forum atau simpul belajar yang dibentuk dengan fasilitasi Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) dengan dukungan Program USAID MADANI. Kegiatan serial pembelajaran bertujuan memberi ruang diskusi bagi anggota sekaligus meningkatkan kapasitas forum, digelar sekali sepekan.

Untuk seri pertama, tema yang dibahas adalah “Penguatan Forum dan Penggalangan Sumberdaya untuk Perubahan Sosial”. Seri pertama dilaksanakan hari Jum’at, (13/8). Lalu seri kedua bertajuk “Respon Organisasi Masyarakat Sipil atas Dampak Covid 19 terhadap AKI/AKB di Boyolali” digelar hari Sabtu (21/8). Kegiatan hari ini, Sabtu (28/8) adalah seri terakhir. Topik yang didiskusikan “Strategi Komunikasi, Kampanye dan Memperluas Jaringan untuk Advokasi Kebijakan”.

Oleh karena itulah, Sri tak menyia-nyiakan kesempatan. Meski terkendala jarak dan kali ini kendaraannya mengalami kerusakan, Sri tak menyerah. Komitmen sebagai anggota forum dan keinginannya belajar bersama di FORMMAD, meringankan langkahnya. Mungkin tak banyak orang seperti Sri. Jauh jarak ditempuh untuk berdiskusi, di hari libur pun dijalani. Menjelang Isya, Sri tiba di rumah. Mungkin hari ini penat, tapi tak ia rasa. Sri perempuan difabel yang hebat.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar