Singkronisasi Program Keberagaman di Kalangan Pemuda Kota Makassar

1 0 108
Gambar untuk Singkronisasi Program Keberagaman di Kalangan Pemuda Kota Makassar
Sejumlah organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan program USAID MADANI melakukan singkronisasi program penguatan akuntabilitas dan toleransi di tingkat local khususnya peningkatan peran pemuda dalam memperkuat keberagaman di kalangan anak muda di Kota Makassar. Singkronisasi program ini berlangsung melalui satu rapat Tim koordinasi program USAID MADANI Pemerintah Kota Makassar 202)-2024 di ruang rapat Bappeda Lt 1 Makassar, Kamis, 10 Juni 2021.
Rapat Koordinasi tim ini difasilitasi oleh Bappeda Kota Makassar dibuka oleh Kepala Bidang Social Budaya, Dr. Amri Akbar selain dihadiri oleh OPD terkait, juga dihadiri oleh Mitra Utama Makassar dan Forum Berani (Belajar Anak Milenial). Di dalam pertemuan awal tim Koordinasi tersebut, FC Madani Kota Makassar mengantar pertemuan dengan menyampaikan presenstasi perkembangan implementasi Program MADANI di Kota Makassar. Program USAID MADANI mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat akuntabilitas dan toleransi di tingat local khususnya bagaimana meningkatkan peran generasi muda dalam mempromosikan keberagaman di Kota Makassar. Visi dan Misi Progra MADANI adalah meningkatkan kapasitas, legistimasi dan keberlanjutan organisasi masyarakat sipil agar dapat berperan untuk memperkuat akuntabilitas dan kebergaman social. MADANI bekerja di 32 kabupaten di 6 provinsi dan khususn di Provinsi Sulawesi Selatan bekerja di 6 kabupaten yakni, Kota Makassar, Palopo, KAbupaten Bulukuba, Pangkep, Barru dan Luwu Utara. Untuk mencapai visi dan misi program, MADANI bekerjasama dengan satu mitra utama yakni Institute Community Justice yang pada kesempatan ini juga hadir.
Fokus program MADANI Bersama Mitranya melakukan penguatan masyarakat khususnya generasi muda dalam meningkat peran pemuda dalam mempromosikan toleransi. Karena dari sekian banyak persoalan di Kota Makassar, masalah pemahaman masyarakat khususnya generasi muda yang perlu dilakukan. Kaitannya dengan masalah kepemudaan, Mitra Utama dan Forum Berani menyampaikan hasil analisis masalah yang terkait dengan anak muda berikut rencana aksi yang akan dilakukan selama satu tahun ke depan. Bahwa, dari sekian banyak masalah yang terjadi dan melibatkan generasi muda, masalah konflik, kekerasan yang berbasis identitas memperlihatkan trend meningkat dari tahun tahun sehingga hal ini perlu dintervensi. Karena itu, mitra Utama Bersama Forum Berani akan bekerja dan menfokuskan kegiatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya generasi muda dalam memperkuat keberagaman. Tentu saja kami berharap dukungan dan Kerjasama OPD terkait agar ke depan masalah ini dapat diselesaikan secara bertahap.
Pasca presentasi FC dan Mira Utama, pertemuan yang dipandu oleh Kasubid Sosbud bidang Kesejahteraan Ulfa Ichawani meminta OPD menyampaikan program dan kegiatan yang berkaitan dengan penguatan masyarakat khususnya yang berkaitan program yang berhubungan langsung generasi muda dan keberagaman sehingga dapat dilakukan singkronisasi program.
Azhar yang mewakili Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyampaikan bahwa sejumlah program yang sedang disusun yang diperuntukkan untuk pemberdayaan pemuda. Dispora sebagai dinas yang memiliki tugas dan fungsi mengurus kepemudaan sangat mendukung program USAD MADANI khususnya bagaimana memperkuat peran pemuda kaitannya dengan keberagaman karena memang selama ini Dispora dalam mengintervensi programnya masih bersifat umum belum menfokuskan peran pemuda dalam memperkuat keberagaman social sehingga ini satu hal yang sangat bagus terutama dalam mendukung visi dan misi walikota yang berkaitan dengan program Perkuatan Keimanan Ummat dengan kegiatan memperkuat toleransi dan nasionalisme di tingkat keluarga RT/RW. Dinas Pendidikan juga menyampaikan beberapa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan penguatan peran generasi muda khususnya yang terkait bidang pendidikan non Formal, sementara dari Dinas Sosial, terdapat program yang menangani karangtaruna yang memang beberapa tahun terakhir ini tidak terlalu optimal atau malah sudah tidak jalan sama sekali. DP3A yang diwakili oleh ibu Sumarni juga menyampaikan bahwa angka kekerasan yang melibatkan anak dan remaja dari tahun ke tahun memperlihatkan trend peningkatan sehingga juga siyap berkolaborasi denga program MADANI untuk mengoptimalkan masalah masalah yang melibatkan anak dan remaja.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bahwa seluruh OPD, Mitra Utama akan melakukan kolaborasi dalam memperkuat peran pemuda dalam mempromosikan keberagaman social dalam bentuk singkronisai program.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Lowongan CPNS Kemkominfo RI 2021


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 3
    Komentar

    Sehat dengan SAMILAKOR

  4. 2
    Komentar