Sering Sesak Napas Sejak Kecil, Moezanatul Derita Jantung Bocor

3 0 241
Gambar untuk Sering Sesak Napas Sejak Kecil, Moezanatul Derita Jantung Bocor
๐—ฆ๐—˜๐—ฅ๐—œ๐—ก๐—š ๐—ฆ๐—˜๐—ฆ๐—”๐—ž ๐—ก๐—”๐—ฃ๐—”๐—ฆ ๐—ฆ๐—˜๐—๐—”๐—ž ๐—ž๐—˜๐—–๐—œ๐—Ÿ, ๐— ๐—ข๐—˜๐—ญ๐—”๐—ก๐—”๐—ง๐—จ๐—Ÿ ๐——๐—˜๐—ฅ๐—œ๐—ง๐—” ๐—๐—”๐—ก๐—ง๐—จ๐—ก๐—š ๐—•๐—ข๐—–๐—ข๐—ฅ

"Sejak usia 2 tahun Dik Moza sering sesak nafas dan mudah capek"
"Ketiadaan biaya sempat jadi penghalang Dik Moza mendapat pengobatan"

Satu lagi pejuang cilik yang harus berkutat dengan penyakit sejak kecil.
Moezanatul Latifah (6), melawan Jantung Bocor sejak usianya masih 2 tahun.

Sesak nafas dan mudah lelah menjadi penanda utamanya.
Meski kedua orangtuanya, Bapak Agus Latifudin dan Ibu Khanifah sangat menyayanginya, namun ketiadaan biaya menjadi penghalang bagi mereka untuk membawa sang buah hati berobat.

Dik Moza dan kedua orangtuanya tinggal di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Pak Agus, ayahnya, sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, sedangkan sang ibu, Khanifah, merupakan ibu rumah tangga.

Di usia Dik Moza yang menginjak 4 tahun, akhirnya sang orangtua bisa membawanya berobat ke RS Margono Soekarjo (RSMS), Purwokerto.
Di RSMS, Dik Moza didiagnosa menderita Jantung Bocor.

Pengobatannya lalu terhenti 2 tahun, karena ada sesuatu hal.
Menginjak 6 tahun, Dik Moza kembali berobat.
Kini ia dirujuk ke RS Dr. Sardjito, Yogyakarta.
Alhamdulillah, pengobatannya kini ditanggung oleh Jaminan Kesehatan dari Pemerintah.

Meski begitu, masih ada kendala yang dihadapi keluarganya.
Yakni kebutuhan akomodasi dan transportasi yang cukup mahal untuk pulang-pergi dan tinggal di Jogja.

Mengetahui hal tersebut, Kurir SR (Sedekah Rombongan) wilayah Banyumas segera bersilaturahmi ke rumah Dik Moza.
Para kurir menyampaikan titipan langit dari #Sedekaholics, sekaligus ber'itikad untuk mendampingi pengobatan Dik Moza.

Alhamdulillah, sejak tahun 2018 hingga kini, SR bisa mendukung pengobatan Dik Moza.
Ia diantar bolak-balik Banyumas-Jogja, serta tinggal di RSSR Jogja selama menjalani pengobatan di RS Sardjito, Yogyakarta.

Ikhtiarnya untuk menjemput kesembuhan masih terus berlanjut.
Berombongan, mari kita dukung ikhtiar Dik Moza dan ribuan Pasien Dampingan SR lainnya.


Salurkan sedekah terbaikmu melalui Sedekah Rombongan dengan cara :

1. Donasi melalui
https://donasi.sedekahrombongan.com

2. Transfer ke Rekening Resmi Sedekah Rombongan

3. Transfer ke Rekening Virtual dengan Scan QR Code.

Rekening donasi :

BNI 46-9090-9097
BCA 8465 806 806
Atas Nama Yayasan Gerakan Sedekah Rombongan

BCA 84655-23456
MANDIRI 137-00-111-00-118
SYARIAH MANDIRI 4111-4111-45
MUAMALAT 532-000-6666
Atas Nama Sedekah Rombongan

Konfirmasikan sedekahmu ke Hotline Sedekah Rombongan
081296690808


๐š‚๐šž๐š–๐š‹๐šŽ๐š› :

๐š‚๐šŽ๐š๐šŽ๐š”๐šŠ๐š‘ ๐š๐š˜๐š–๐š‹๐š˜๐š—๐š๐šŠ๐š—
@๐šœ๐šŽ๐š๐šŽ๐š”๐šŠ๐š‘๐š›๐š˜๐š–๐š‹๐š˜๐š—๐š๐šŠ๐š—

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat