Sekda DIY Restui 'Lockdown Terbatas' Beberapa Titik di Yogya saat Malam Tahun Baru

1 1 237
Gambar untuk Sekda DIY Restui 'Lockdown Terbatas' Beberapa Titik di Yogya saat Malam Tahun Baru
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kadarmanta Baskara Aji, mempersilakan Pemkot Yogyakarta untuk melakukan kebijakan lockdown terbatas, di beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan di malam pergantian tahun baru.
Aji mengatakan, pemerintah DIY merestui apabila kebijakan lockdown tersebut diberlakukan oleh Pemkot Yogyakarta.
"Kalau memang berdasarkan evaluasi di Kota seperti itu, saya kira teman-teman di kota punya kewenangan itu," katanya, saat ditemui di Kepatihan, Senin (28/12/2020).
Jangan Menimbulkan Masalah Baru Bagi Pekerja
Ia menambahkan, jika pertimbangan lockdown tersebut memang karena pengalaman tahun lalu dan untuk mencegah kerumunan, secara prinsip pemerintah DIY tidak akan melarang.

Setidaknya, ada beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat malam tahun baru, di antaranya Tugu Pal Putih, Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.
"Kalau teman-teman di Kota menerapkan itu, Provinsi tidak akan berbeda. Karena itu kan wilayahnya kota," pungkasnya.
Usulan Opsi PSBB
Angka kasus positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang cenderung mengalami kenaikan turut direspon kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY.
Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, mendesak agar pemerintah DIY perlu mempertimbangkan pembatasan ketat hingga Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) bagi masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan agar kantor-kantor atau instansi pemerintah perlu kembali melakukan work from home (WFH).
Sekarang perlu ambil langkah extraordinary. Kami mengusulkan kepada Gubernur perlu pertimbangan PSBB," katanya kepada Tribun Jogja, Minggu (27/12/2020).
Alasannya, menurut anggota PKS ini mengatakan saat ini kasus Covid-19 di DIY sudah masuk ke dalam kondisi luar biasa.
Oleh karena itu, pengendalian mobilitas manusia sangat diperlukan dengan cara melakukan pengetatan hingga PSBB.
"New normal ini harus dikendalikan. Ya salah satunya pengereman mobilitas manusia," terang dia.
Huda menambahkan, data yang ada saat ini menurutnya angka penambahan kasus positif lebih tinggi dibandingkan dengan angka kesembuhan kasus Covid-19.
Melihat fakta tersebut, ia menyebut pemerintah DIY sudah saatnya mengambil kebijakan yang tegas.
"Penambahan jauh lebih tinggi dari yang sembuh. Ini mengkhawatirkan, dan DIY ini kan tidak pernah ada pembatasaan sama sekali. Tolong lah dipertimbangkan," tambahnya.
sumber:
https://jogja.tribunnews.com/2020/12/28/breaking-news-sekda-diy-restui-lockdown-terbatas-beberapa-titik-di-yogya-saat-malam-tahun-baru

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)

  2. Dewata Kite Festival (Festival Layang-layang Pulau Dewata)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar

    Pisang Goreng Mbah Mis

  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar