Satgas “SIMAK” 24 : Panggilan Hati Nurani para Relawan

2 2 174
Gambar untuk Satgas “SIMAK” 24 : Panggilan Hati Nurani para Relawan
Satuan Tugas (Satgas) Sinergi Masyarakat Atasi Kerawanan (SIMAK) Rukun Warga (RW) 24 Kampung Mergangsan Kidul, Kelurahan Wirogunan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta digagas sebagai respon pandemi Covid-19 di wilayah RW 24. Beberapa relawan yang tergabung dalam Satgas sebagai panggilan hati nurani untuk membantu sesama.

Semangat Segoro Amarto (semangat gotong royong agawe majune Ngayogyakarta) atau semangat gotong royong menuju kemajuan Yogyakarta, mendasari hadirnya Satgas “SIMAK” 24.
Saat ini, kegiatan Satgas “SIMAK” 24 lebih fokus pada solusi dalam membantu warga RW 24 yang terkena virus Covid-19. Tidak hanya mengajak seluruh warga untuk bergotong royong dalam penyediaan makan-minum bagi penderita, namun juga edukasi protokol kesehatan secara masif.

Berperan aktif memberikan informasi tentang pencegahan dan pengendalian serta penanganan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah RW 24. Disamping memaksimalkan keberadaan posko sebagai pusat informasi dan lumbung pangan sebagai pusat donasi warga. Selain itu, Satgas melaporkan dan mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, khususnya petugas kesehatan dalam hal menemukan anggota masyarakat yang positif Covid-19.

Pemberian nama Satgas SIMAK memiliki makna yang berarti bagi relawan dengan tujuan yang mulia. SIMAK kependekan dari Sinergi Masyarakat Atasi Kerawanan, yang bermakna semua komponen, baik Takmir Masjid Baiturrahman, Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat bersinergi, berkolaborasi, bergotong royong, bergandengan dan bergendongan dalam membantu mengatasi kerawanan di masyarakat RW 24. Kerawanan sebagai akibat dari kondisi di luar kemampuan manusia, misalnya pandemi Covid-19.

Selain itu, SIMAK memiki makna mendengarkan (memperhatikan) baik-baik apa yg diucapkan atau dibaca orang. Selain bermakna meninjau, memeriksa, mempelajari) dengan teliti. Hal ini dimaksudkan setiap informasi yang diperoleh warga, dicermati atau ditelaah dengan teliti, untuk menjaga dan menghindari berita hoax.

SIMAK juga bermakna ibu (simbok), yaitu sosok wanita yang mencintai tanpa syarat, orang yang membangun karakter dan menyembuhkan hati yang luka, orang yang membuat dan menjaga memori indah, orang yang dicintai dengan penuh kasih dan kekaguman. Selain itu, bermakna seseorng yang mencintai dengan tulus, mengayomi, melindungi, mendidik, membimbing, memberi kenyamanan, memelihara, mendukung, merangkul, menghargai, dan menyemangati.

Dari penjelasan tersebut di atas, Satgas SIMAK 24 berbuat dengan sepenuh hati, dan berharap keridhaan Allah SWT, semampang masih ada kesempatan untuk berbuat terbaik bagi masyarakat.

Sekretaris Satgas SIMAK 24, Abdul Razaq, menjelaskan makna, tujuan dan filosofi dari makna Satgas “SIMAK” 24. “Intinya memanfaatkan hidup untuk hidup bermanfaat”, ujar Razaq, di serambi Masjid Baiturrahman, Rabu (23/6/2021).

Ia menambahkan, semangat bergotong royong untuk membantu dan berbagi dengan yang lain, mari kita terus ikhtiarkan. Bagi warga yang akan mendonasikan dana, barang, kebutuhan lainnya, guna membantu warga lain, lanjut Razaq, diminta menghubungi Bidang Logistik Satgas SIMAK 24, sdr. Budi Santoso atau menghubungi 0895-3660-14265, selain dapat menghubungi Ketua RT 74 (Sdr. Supardiyono), Ketua RT 75 (Sdr. Daryo Raharjo) dan Ketua RT 76 (Sdr. Nugroho Sanyoto).

Mari membantu warga lain dengan semangat gandeng gendong untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19. (KangRozaq)

#RW24MergangsanKidul
#SatgasSIMAK24
#AbdulRazaq

  2 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Lowongan CPNS Kemkominfo RI 2021


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 3
    Komentar

    Sehat dengan SAMILAKOR

  4. 2
    Komentar