Rakor Disdik Loteng Ditengah Pandemi Covid-19

2 3 659
Gambar untuk Rakor Disdik Loteng Ditengah Pandemi Covid-19
Praya, 22 Juni 2020.
Mengingat Lombok Tengah masih teridentifikasi sebagai zona merah dimana warga Lombok Tengan masih sekitar 21 orang terpapar Covid 19, maka sekolah belum bisa dibuka. Disamping itu juga kegiatan rapat seperti rapat berkala kepala sekolah, rapat dinas dewan guru dan rapat koordinasi dengan kepala dinas Disdik tidak diperkenankan dilakukan secara tatap muka.

Namun, sekalipun dalam kondisi sulit seperti sekarang ini proses pendidikan, rapat-rapat dinas, rapat koordinasi antara stakeholder pendidikan harus tetap dilaksanakan. Kalau tidak maka proses pendidikan akan lumpuh total. Oleh karena itu, untuk menghidari masalah tersebut maka semua pihak harus berfikir inovatif untuk menemukan strategi ataupun cara- cara yang efektif agar pendidikan terus bisa berjalan sekalipun Covid-19 masih saja tetap mengancam.

Terkait dengan hal tersebut, Bapak Kepala disdik Lombok Tengah terus berfikir inovatif dan berupaya melaksanakan rapat koordinasi untuk mengkomunikasikan hal-hal yang berkaitan dengan persiapan menghadapi kegiatan persekolahan di tengah Covid-19 atau kondisi baru (New Normal). Alhamdulillah dari hasil pemikiran dan ide beliau, Kegiatan rapat koordinasi bersama semua kepala UPT, ketua gugus, pengawas, dan kepala sekolah SMP se-kabupaten Lombok Tengah ahirnya dapat dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juni 2020 mulai jam 0.900 wita melalui aplikasi ZOOM.

Dalam arahan Bapak Kadisdik, beliau memberikan memotivasi kepada kita semua untuk terus berjuang melawan Covid-19 dengan cara tetap menjaga kesehatan sesuai protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah. Protokol kesehatan yang maksud seperti halnya; memakai masker, cuci tangan sabun pada air yang mengalir, jaga jarak dan menyemprot lingkungan dengan disinfektan.

Selanjutnya Bapak Kadis menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan perencanaan sekolah. Beliau menyarankan kepada semua peserta rapat untuk terus merenung, merencanakan dan mengkomunikasikan perencanaan sekolah tersebut dengan sumua stakeholder yang ada di satuan pendidikan masing-masing. Disamping itu, beliau menyampaikan kondisi Lombok Tengah terkait dengan Covid-19. Lombok Tengah ternyata masih teridentifikasi sebagai zona merah karena masih sekitar 21 orang warga Lombok Tengah terkonfirmasi terpapar positif Covid-19. Oleh karena itu sekolah-sekolah masih tetap ditutup sampai menunggu status zona hijau. Namun meskipun misalnya daerah kita sudah dinyatakan berstatus zona hijau, sekolah-sekolah tidak serta merta sudah boleh dibuka, tetapi pihak Dinas Pendidikan harus tetap berkoordinasi dulu dengan pihak kementrian, demikan imbuhnya.

Dalam arahannya juga, Pak Kadis mengajak seluruh peserta rakor untuk sama-sama memikirkan model-model pembelajaran daring atau pembelajaran online agar para peserta didik kita tetap belajar. Selanjutnya beliau menyampakan beberapa hal terkait persiapan menghadapi proses penyelenggaraan pendidikan ditengah pandemi Covid-19 atau memasuki era normal baru (new normal). Hal-hal penting yang dimaksud diantaranya; Kesiapan satuan pendidikan, prilaku yang harus diperhatikan, dan Perncanaan belajar Dari Rumah (BDR)

1. Kesiapan satuan pendidikan antara lain: ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, termasuk kebersihan toilet dan kamar mandi, sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau pembersih tangan (sanitizer), pengadaan disinfektan, ketersediaan fasilitas layanan kesehatan seperti UKS, Puskesmas, klinik dan lain-lain, masker, dan/atau masker tembus pandang bagi yang memiliki peserta didik disabilitas rungu, dan alat pengukur suhu tubuh (thermogun). Hal lain yang juga penting dipersiapkan pihak sekolah adalah; data warga satuan pendidikan yang memiliki kondisi medis penyerta yang mempertinggi risiko COVID-19 seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi, kemudian data warga satuan pendidikan menggunakan sarana transportasi umum, data warga satuan pendidikan berjalan kaki ke dan dari satuan pendidikan dengan rute yang dilewati tidak memungkinkan penerapan pembatasan fisik, data warga satuan pendidikan teridentifikasi Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan Pasien Terkonfirmasi Positif, berdasarkan data dari gugus tugas setempat.

2. Prilaku yang harus diperhatikan pada waktu pembelajaran tatap muka antara lain; memakai masker sesuai standar kemudian diganti setelah dipakai selama 4 jam, jam belajar dikurangi menjadi 2 sampai 3 jam pada setiap pertemuan, sebelum masuk kelas dan keluar kelas harus cuci tangan ditempat yang sudah disediakan sekolah, kegiatan praktik olah raga dan ektrakurikuler ditiadakan, dan para orang tua/wali murid tidak diperbolekan mengantar dan menunggu anak pulang di dalam lingkungan sekolah untuk menghindari kerumunan masa, serta kantin boleh dibuka setelah dua bulan masa transisi.

3. Rencana Belajar Dari Rumah (BDR) diantaranya; sekolah merencanakan Belajar Dari Rumah dengan 3 tipe yaitu pembelajaran daring, luring, dan daring luring. Pembelajaran Daring bisa dilakukan melalui grup WA, aplikasi zoom, atau aplikasi lain yang memungkin anak bisa mengikuti pelajaran. Pembelajaran Luring dilakukan dengan kunjungan ke tempat kelompok belajar anak di rumah sedangkan modek pembelajaran dating-luring merupakan kombinasi antara daring dan luring, bisa dilakukan 2 hari tatap muka dan sisanya melalui daring. Untuk memantau efektifitas model pembelajan tersebut dibutuhkan pemantauan oleh kepala sekolah maupun pengawas sebagai media kegiatan supervisi.

Demikian poin-poin penting yang disampaikan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengan pada rapat koordinasi melalui aplikasi zoom kali ini, secara teknis beliau berjanji untuk mengadakan rakor selanjutnya, agar antara konsep dan implementsinya bisa sejalan dengan baik. Di akhir presentasinya, beliau menghimbau kepada semua kepala UPTD Pelayanan Paud dan Dikdas se-Lombok Tengah untuk menyebarluaskan hasil rakor ke seluruh bapak ibu kepala sekolah yang ada di tempat binaan masing-masing. Dan di penghujung rakor diisi dengan ruang tanya jawab.(Zul)

  3 Komentar

Tulis komentarmu...

narma

nggeh pk, beliau memang multitalenta dan bisa dikatakan sbg pelopor pendidikan yg luar biasa 💪💪💪

Miq ogik

Tamu
Satu2x di kelompok aksi loteng, Kasek juga wartawan.. luar biasa..di sel
a2 ksbkn masih smt mulia insyaallah akan bermanfaat utk kita semua
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Daftar CASN Pake Calo

  2. Formasi CASN 2021


Komentar Terbanyak

  1. 9
    Komentar

    Formasi CASN 2021

  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar