Program Kolaborasi Pemodelan Kabupaten Boyolali Disepakati

1 0 111
Gambar untuk Program Kolaborasi Pemodelan Kabupaten Boyolali Disepakati
Program Kolaborasi Parapihak Pemodelan Warga Tanggap Kegawatdaruratan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir, yang digagas Pemkab Boyolali bersama USAID MADANI disepakati. Penyepakatan dilakukan di akhir pelaksanaan lokakarya program pemodelan tersebut, yang dilaksanakan secara daring, Kamis (22/7).

Kegiatan yang digelar bekerjasama dengan Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) dan Forum Masyarakat Madani (FORMMAD) Kabupaten Boyolali, diikuti 28 peserta dari berbagai instansi pemerintah, non pemerintah dan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) setempat. Para peserta itu di antaranya, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, PT PERTAMINA Fuel Terminal Boyolali, PT BPR Bank Boyolali (Perseroda), FC Madani, Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Madani (FORMMAD) Kabupaten Boyolali, Camat Gladagsari, Puskesmas Gladagsari, Kepala Desa Sampetan dan Seboto, serta Bidan Desa Sampetan dan Seboto.

Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial dan Budaya Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali, Khusnul Hadi, mengatakan, lokakarya dilaksanakan untuk memfokuskan rencana implementasi rencana aksi yang telah disusun FORMMAD, sekaligus penyepakatan lokasi pemodelan sebagai wilayah percontohan.

“Dalam kegiatan sebelumnya, yakni tanggal 24 Mei yang lalu, kami semua sudah sepakat lokasi kegiatan di dua desa di Kecamatan Gladagsari, yaitu Desa Seboto dan Desa Sampetan. Lokakarya ini untuk memantapkan kesiapan desa lokasi dan dukungan pihak lain, misalnya CSR Pertamina dan Bank Boyolali,”ujar Khusnul, yang memandu kegiatan tersebut.

Disampaikan, keterlibatan CSR dalam pemodelan juga telah disampaikan Fuel Teminal Manager PT Pertamina Fuel Terminal Boyolali, Takim. Begitu halnya dukungan PT BPR Bank Boyolali (Perseroda) disampaikan langsung Direktur Bisnis, Joko Utomo. Kedua pejabat di BUMN dan BUMD tersebut hadir dalam kegiatan tanggal 24 Mei 2021 yang lalu.

Untuk mengakomodir keterlibatan dan dukungan BUMN dan BUMD itu, LKTS sebagai Mitra Utama program USAID MADANI di Kabupaten Boyolali telah menyusun proposal program. Proposal berisi rancangan program dan anggaran, serta pembagian peran dan dukungan anggaran dari parapihak, yakni Pemkab Boyolali, PT Pertamina Fuel Terminal Boyolali, PT BPR Bank Boyolali (Perseroda) dan LKTS yang didukung USAID MADANI.

Terkait lokasi desa percontohan, Kepala Desa Seboto, Kamali, dalam kegiatan itu menyatakan, pihaknya senang dan mendukung desanya dijadikan salah satu lokasi program. Dia berkomitmen menerbitkan regulasi dan alokasi anggaran dalam APBDes untuk mendukung program pemodelan itu.

Sementara Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Boyolali, dr. Ariyanto, meminta agar desa percontohan untuk program pemodelan jumlahnya ditambah menjadi 3. Hal itu dikarenakan jumlah kematian ibu hamil di Boyolali melonjak tajam.

“Sampai hari ini telah terjadi 28 kasus kematian ibu hamil. Dari kasus itu, 18 kasus di antaranya karena covid. Oleh karena itu, kami berharap hendaknya pemodelan ini menyasar desa dengan kasus kematian ibu hamil karena covid. Jika sebelumnya telah disepakati 2 desa, maka kiranya ditambah 1 desa lagi dengan kasus kematian ibu hamil karena covid itu,”ujar Ariyanto.
Dikatakan Ariyanto, jumlah kematian ibu hamil karena covid terbanyak terjadi di Kecamatan Nogosari dan Sambi. Di Kecamatan Nogosari dengan jumlah ibu hamil sebanyak 585 ibu hamil, 23 ibu hamil terkena covid dan 5 meninggal dunia. Sedangkan di Kecamatan Sambi, jumlah ibu hamil 384, 14 ibu hamil terkena covid dan 5 meninggal dunia.

Usulan dan permintaan dari Dinas Kesehatan tersebut ditambahkan dalam klausul Berita Acara Kesepakatan, yakni desa tambahan akan dilaksanakan di Kecamatan Sambi. Kepastian hal ini akan dibahas dalam rangkaian koordinasi berikutnya.
(*)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler


Komentar Terbanyak

  1. 41
    Komentar
  2. 27
    Komentar
  3. 23
    Komentar
  4. 5
    Komentar