Prodi Ners FKIK UIN Alauddin Ambil Bagian Pada Workshop Implementasi Penyusunan Kurikulum Ners 2021

2 0 216
Gambar untuk Prodi Ners FKIK UIN Alauddin Ambil Bagian Pada Workshop Implementasi Penyusunan Kurikulum Ners 2021
MAKASSAR -- Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (APNI) adalah organisasi ini berbentuk asosiasi yang beranggotakan institusi pendidikan tinggi keperawatan.

AIPNI memiliki visi menjadi wadah institusi penyelenggara pendidikan yang berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat, pengembangan teknologi dan ilmu keperawatan melalui penyelenggaraan proses pendidikan Ners yang berwawasan global.

Tujuan AIPNI adalah memberdayakan setiap institusi pendidikan Ners untuk menjadi penyelenggara pendidikan yang dapat menghasilkan Ners yang berkualifikasi setara, bermartabat tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Workshop implementasi penyusunan kurikulum ini ditujukan untuk seluruh institusi anggota AIPNI Regional XII Wilayah Sulawesi dan Gorontalo bertujuan untuk Menyebarluaskan informasi tentang implementasi kurikulum baru pendidikan ners yang digunakan dilingkungan AIPNI.

Penyamaan persepsi tentang implementasi perubahan kurikulum dengan menyusun secara bersama-sama struktur kurikulum baru yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Kurikulum Pendidikan Tinggi yang berlaku di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Fourpoint, Jalan Andi Djemma Makassar, Sulawesi Selatan selama 2 hari, Sabtu-Minggu Tanggal 26-27 Juni 2021.

Dihadiri 35 Institusi dari 56 institusi anggota AIPNI Regional XII wilayah Sulawesi dan Gorontalo, dengan mengirimkan Perwakilan minimal 2 peserta perinstitusi, yang nantinya akan mengimplementasikan Kurikulum baru ini pada institusinya masing-masing.

Kegiatan ini di hadiri langsung oleh Ketua Pusat AIPNI Dr. Muh. Hadi, SKM,M.Kep (Universitas Muhammadiyah Jakarta) sekaligus menjadi narasumber,beserta 2 narasumber lain yaitu Nurmaulid S.Kep., Ns., M.Kep (Universitas Hasanuddin), dan Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes (Universitas Gadjah Mada) selau narasumber ketiga yang hadir via Zoom Meeting.

Prodi Ners FKIK UIN Alauddin ikut mengambil bagian pada kegiatan ini dengan mengirimkan 3 orang dosen sebagai Panitia Pelaksana yaitu: Dr. Patima, S.Kep, Ns,M.Kep, Dr. Nur Hidayah, S.Kep,Ns, M.Kes dan Ardian Adhiwijaya, S.Kep,Ns, M.Kes.

Diikuti beberapa orang panitia dari Prodi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, Stikes Tana Wali Persada Takalar, dan Universitas Mega Resky, disamping itu Prodi Ners FKIK UIN Alauddin juga mengirimkan 4 orang dosen sebagai peserta pada kegiatan tersebut.

Aidah Fitriani, S.Kep,Ns,M.Kep selaku koordinator bidang pendidikan dan pengajarana pada Gugus Penjaminan Mutu Prodi Ners UIN Alauddin mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi para pengelola perguruan tinggi dibidang keperawatan.

Dimana para peserta diberikan materi-materi terkait langkah-langkah penyusunan kurikulum pada prodi ners yang akan diterakpan mulai pada tahun ajaran 2021/2022

Perwakilan peserta yang memberikan kesan-kesan sebelum penutupan pelaksanaan kegiatan ini mengungkapkan “mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena telah di fasilitasi dalam pembahasan Kurikulum baru ini, AIPNI Regional XII sangat cepat merespon adanya Kurikulum baru ini.

Sehingga Institusi Pendidikan bisa segera Menyusun dan mengiplementasikan pada tahun ajaran 2021/2022 ujar Wirda salah satu dari Prodi Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo.

Selain Kegiatan Workshop Imlementasi Kurikulum 2021, UIN ALAUDDIN juga menjadi bagian dari Penandatanganan MOU CBT Centre antara beberapa Institusi Pendidikan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya AIPNI Regional XII memfasilitasi Kampus yang belum memiliki CBT centre untuk persiapan Uji Kompetensi Kedepannya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar

    Kelurahan Brontokusuman Ramah Anak

  2. 8
    Komentar

    4 KEBUTUHAN ANAK YANG WAJIB DIPENUHI ORANG TUA

  3. 7
    Komentar
  4. 5
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat