PMI BANYUWANGI TINDAK LANJUTI INFO POTENSI GEMPA DAN TSUNAMI BMKG

7 0 363
Gambar untuk PMI BANYUWANGI TINDAK LANJUTI INFO POTENSI GEMPA DAN TSUNAMI BMKG
"Kajian BMKG , informasi adanya potensi terjadinya gempa dan tsunami di JawaTimur , mendorong PMI Banyuwangi untuk gencar mempromosikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan pada masyarakat." Ujar Drs. Sutiyono Kepala Markas PMI Banyuwangi dalam pembukaan Kegiatan Sharing Temu Sibat se Kabupaten Banyuwangi, Sabtu 12 Juni 2021. Beliau menyampaikan adanya 2 wilayah program terkait Kesiapsiagaan Gempa bumi Indonesia kerjasama antara PMI dan Palang Merah Amerika, yang Menurut beliau berbagai pelatihan telah diberikan sebagai penguatan Kapasitas pada 2 Sibat di wilayah program.

Wakil ketua 1 PMI Banyuwangi, DR. H.Nurhadi MM, dalam sambutanya menerangkan " Banyuwangi sebagai pilot project Program Kesiapsiagaan gempa bumi Indonesia, kerjasama PMI Dan Palang Merah Amerika. Dalam mendukung upaya Pengurangan Resiko Bencana, diberikan Pengetahuan tentang Retrofitting atau Penguatan bangunan supaya aman apabila terjadi gempa bumi, karena Kerentanan suatu bangunan akan membahayakan masyarakat. Sehingga hasil program ini adalah dibangunnya Pemodelan rumah aman gempa yang di bangun d 2 kelurahan pelaksana program" jelas beliau.
"Kajian BMKG bersama para ahli menyebutkan Banyuwangi termasuk wilayah ber potensi gempa hingga menimbulkan Tsunami. Harapannya Sosialisasi Retrofitting pada Sibat ini bisa di sampaikan pada Lurah atau Kadesnya agar ada konsolidasi organisasi mewujudkan upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk masyarakatnya dalam menghadapi bencana." imbuhnya.

Sibat Mojopanggung dan Taman baru sebagai pelaksana program Kesiapsiagaan Gempa bumi Indonesia mengatakan dalam sharingnya pada Sibat se Kab Banyuwangi, menyampaikan bahwa Gempa bumi tidak membunuh tetapi Guncangan gempa bumi meruntuhkan bangunan yang membahayakan keslamatam masyarakat, menurut Danang, retrofitring adalah penguatan Bangunan supaya rumah aman apabila terjadi gempa, sehingga setidaknya ada bagian rumah yang dikuatkan untuk menjadi tempat perlindungan keluarga saat terjadi gempa." tukas nya.
"Namun kita semua tidak mengharap terjadinya gempa semoga tidak terjadi." imbuh Danang.

Ismiyati Kordinator lapangan program menyampaikan, " setelah sharing retrofitting, sibat akan sharing terkait ilmu jurnalistik, menurutnya ini bertujuan agar sibat bisa menyebarluaskan informasi terkait kegiatan ini dan kejadian di lingkungan Sibat melalui sosial media Atmago, suatu aplikasi non profit dan link web Atmago yang fokus pada warga bantu warga." ungkapnya.

Di akhir kegiatan Peserta dikawal menuju Pemodelan Rumah Aman Gempa untuk menerima informasi dan ulasan terkait Retrofitting dengan melihat riil bentuk bangunannya. Kegiatan berjalan lancar dan sesuai protokol covid19.

#pmibanyuwangi
#siapbantu
#rumahamangempa
#kesiapsiagaan

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar