Perbaikan Tanggul Bengawan Solo Menyelesaikan Masalah dengan Masalah Baru

9 1 280
Gambar untuk Perbaikan Tanggul Bengawan Solo Menyelesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Tak adanya drainase, Air hujan bercampur tanah turun ke jalan menjadi licin.

Adanya perbaikan tanggul sodetan Bengawan Solo
di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan menjadi keresahan warga. Hal itu karena tidak adanya drainase di samping jalan Desa Sedayulawas menuju Dusun Mencorek sehingga air hujan langsung menuju ke tengah jalan.
Hal itu dianggap menghambat aktivitas warga yang melintas.

Avi (21) mengatakan bahwa penyebab jalan yang menjadi licin dikarenakan tidak ada saluran air di samping jalan.
"Tanah tanggul samping jalan yang tidak diberikan ruang untuk aliran air, Maka air hujan bercampur tanah turun ke jalan. Jadi harus diberi jarak untuk tempat mengalirnya air diantara tanggul dan jalan" Ucap pria tersebut dalam keterangannya kamis, (11/11/2021).

Beberapa pengguna jalan yang melintas terjatuh dan menyebabkan luka-luka.
"Kurang lebih 5 orang yang sudah jatuh di jalan yang licin yang disebabkan dari proyek tersebut. Diantaranya ada anak-anak sekolah" ungkap Siti Nur Ifa seorang warga setempat.

Adanya perbaikan tanggul juga sebelumnya dilatarbelakangi dari tuntutan masyarakat yang melihat satu titik tanggul yang tergerus air sungai (abrasi) yang mulai setara dengan jalan. Hal itu bisa berakibat fatal jika tidak segera diperbaiki. Terlebih akan datang musim penghujan.

Tak hanya pengguna jalan, proyek perbaikan tanggul juga menjadi keresahan bagi petani,
Pasalnya proyek telah berjanji untuk mengembalikan fungsi manfaat sawah dalam proses pengerukan lahan sawah, namun masih banyak petani yang dirugikan dari janji itu.
Wais berkulit sawo matang ini menyampaikan
"Pasti ada dampak yang ditimbulkan jika proyek perbaikan dalam meninggikan tanggul ini berjalan."
"Ada dampak positif dan negatif yang di rasakan warga. Banyak keluhan dan keresahan karena proyek tersebut, salah satunya sawah yang dikeruk dan dijanjikan untuk diperbaiki namun masih banyak yang dirugikan.
kalau seperti ini malah bisa disebut menyelesaikan masalah dengan masalah baru" pungkas pria yang sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Dusun Mencorek.

Selain itu, jalan poros desa itu mulai rusak dengan terlihatnya material besi jalan yang mulai muncul ke permukaan. Hal yang paling mungkin ialah karena truk dan mobil angkutan alat berat yang selalu lalu lalang beroperasi.

  1 Komentar

Tulis komentarmu...

Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar