Pemkab Tasik dan AKSARA Sepakati Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Layanan KIA

0 0 200
Gambar untuk Pemkab Tasik dan AKSARA Sepakati Kolaborasi Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Layanan KIA
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Forum AKSARA telah menyelenggarakan kegiatan “Penandatangan Rencana Kerja Program USAID Madani di Kabupaten Tasikmalaya tahun 2021-2023”. Dokumen rencana kerja tersebut telah disetujui dan ditandatangani oleh semua pihak yang terlibat, Forum AKSARA, Dinas Tekait serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam rangkaian tindak lanjut dan mengimplementasikan dokumen rencana kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama AKSARA telah menyelenggarakan “Lokakarya penyepakatan program kolaborasi, Modeling Peningkatan Partisipasi Pengawasan Masyarakat terhadap kualitas layanan KIA di Puskesmas Kabupaten Tasikmalaya” 04 Agustus 2021. Program ini akan dilakukan dengan mengoptimalkan peran dan fungsi Forum AKSARA, masyarakat pengguna layanan KIA, tokoh agama dan masyarakat, organisasi masyarakat sipil, pemerintah daerah serta para pihak lainnya.

Kesepakatan tersebut terjalin melalui sebuah kegiatan lokakarya virtual yang dihadiri oleh banyak pihak. Antara lain wakil Bupati Tasikmalaya, BAPPEDA, OPD, Forum AKSARA, Puskesmas Singaparna, Puskesmas Sukarame, Kesbangpol, DKPP, Dinsos, Diskominfo, Kesbangpol, PRKI, dan pihak yang lainnya.

Salah satu presidium Forum AKSARA yang juga Ketua Pergerakan Relawan Kemanusiaan dan Lingkungan Indonesia (PRKI), Luthfi Hizba Rusydia., S.T., M.Sc. mengemukakan bahwa program tersebut sangat penting atas beberapa alasan.
“IPM Kabupaten Tasikmalaya masih berada pada urutan kedua dari bawah di Jawa Barat. Itu menghawatirkan. Kemudian angka kematian ibu dan bayi juga masih tinggi,” papar Luthfi.
Di samping itu, lanjut Luthfi, fasilitas kesehatan di Puskesmas masih terbatas, seperti minimnya layanan persalinan 24 jam. Termasuk partisipasi dan kesadaran masyarakat terkait layanan KIA, berdasarkan hasil survai Forum AKSARA di tujuh Puskesmas baru-baru ini, masih sangat rendah.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mamastikan Pemkab Tasikmalaya menyambut baik inisiasi kolaborasi tersebut. Apalagi pengusungnya adalah PRKI dan Forum AKSARA yang di dalamnya mayoritas anak muda.
“Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi kelompok muda dan OMS lainnya, untuk berkiprah memajukan Tasikmalaya. Kami sadari bahwa kemajuan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan perlu kolaborasi semua pihak.” Selanjutnya, Wabup meminta Kepala BAPPEDA yang ditunjuk sebagai Tim Teknis Koordinasi Program Madani agar bekerja optimal. Untuk tahap pertama, pemodelan kualitas layanan KIA akan dilakukan di Puskesmas Singaparna dan Puskesmas Sukarame.

Wakil Bupati juga menyinggung keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan Kabupaten Tasikmalaya yang selama ini masih rendah. Katanya, ke depan akan digagas kembali pembentukan forum CSR.
Berikut isi kesepakatannya:

1. Parapihak menyepakati dan mendukung pelaksanaan program “Pemodelan Peningkatan Pasrtisipasi Masyarakat terhadap kualitas Layanan KIA di Puskesmas”.
2. Parapihak menyepakati lokasi pemodelan/percontohan program akan dilakukan di Puskesmas Singaparna dan Puskesmas Sukarame
3. Parapihak menyepakati pelaksanaan Analisa Sosial untuk meningkatan Akuntabilitas dan kualitas Layanan Kesehatan Ibu dan Anak yang akan dilaksanakan di Puskesmas Singaparna dan Puskesmas Sukarame.
4. Terkait dengan poin nomor 1, Pergerakan Relawan Kemanusiaa Indonesia (PRKI) selaku mitra utama Program Madani akan menyusun proposal untuk menggambarkan secara lebih rinci kegiatan yang akan dilakukan di lokasi modeling.
5. Pembiayaan program dilaksanakan bersama antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan PRKI selaku mitra Madani di Kabupaten Tasikmalaya.
6. Pelaksanaan program di lapangan akan dilaksanakan oleh PRKI bersama Forum AKSARA dengan didukung oleh Dinas Kesehatan, OPD terkait, pihak Kecamatan serta Puskesmas di lokasi pemodelan.
7. Hal-hal lainnya yang belum tertuang dalam berita acara ini akan diatur dalam dokumen lain apabila diperlukan oleh para pihak.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar
  2. 2
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar