Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, TALI-KIA Terbentuk di Desa Salassae

0 0 100
Gambar untuk Peduli Kesehatan Ibu dan Anak, TALI-KIA Terbentuk di Desa Salassae
Bulukumba-Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Bulukumba sebagai Mitra Utama Program Madani yang disupport oleh USAID fasilitasi pembentukan forum peduli Kesehatan Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir (KIBBL) di Desa Salassae Kec. Bulukumpa Kab. Bulukumba, yang bertempat di kantor aula Desa Salassae. Kamis (18/11/2021)

Kegiatan ini di hadiri Pemerintah Kecamatan Bulukumpa, Pemerintah Desa, UPT PKM Salassae, Kader Posyandu, PKK, KPM, BKB Desa Salassae, Simpul Belajar FORMAP-KIA, Tokoh Masyarakat, Bidan Desa Salassae, BKPMRI Desa Salassae.

Kepala Desa Salassae Gito Sukamdani sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PDNA Bulukumba yang telah mempercayai Desa Salassae sebagai salah satu Desa Pemodelan.

"Saya sebagai Pemerintah Desa sangat setuju dengan adanya pembentukan forum peduli KIBBL ini", jelasnya.

"Semoga keberadaan komunitas ini sangat penting dan kedepan keberadaannya dapat berkonstribusi dalam memperbaiki kualitas kesehatan ibu dan anak di Salassae sehingga dapat menekan AKI dan AKB", tambahnya.

Pada pertemuan ini disepakati nama forum yakni "Komunitas Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (TALI- KIA)", dengan struktur Ketua Yenni Embong Bulan Amd.Keb, Sekretaris Alifia Octavia A.Gani SE.,M.Si, Bendahara Irawati.

"Singkatan TALI-KIA ini memiliki filosofis dimana kita berharap keberadaannya menjadi penyambung antara pemerintah sebagai pemangku kebijakan dan masyarakat serta keanggotan komunitas perwakilan stakholder dapat terikat pada sebuah komitmen untuk peduli terhadap Kesehatan Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir (KIBBL)", Jelas Yenni Ketua Komunitas terpilih.

Musaddaq Field Coordinator mengatakan bahwa Forum peduli KIBBL ini sudah terbentuk di Desa yang menjadi piloting pada program ini yakni Desa Taccorong dan Desa Benteng Palioi.

"Kepengurusan Komunitas ini akan di SK-an oleh Pemerintah Desa", tambahnya.

Pembentukan ini tidak berhenti sampai disini akan tetapi kegiatan kita akan berkelanjutan setelah adanya forum ini kedepan kami tim program Madani akan memberikan penguatan kapasitas terkait kesehatan ibu bersalin dan bayi baru lahir sehingga kedepan aktif mengadvokasi ketika ada masalah terkait KIBBL, Jelasnya.

"Semoga komunitas yang terbentuk ini mengatakan dapat meningkatkan partisipasi multisektor dalam rujukan kegawatdaruratan ibu hamil di Desa Salassae", Tutupnya.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar