PD ’Aisyiyah dan Simpul Madani Serang mendapatkan Bimbingan Teknis Penyusunan Policy Brief

0 0 185
Gambar untuk PD ’Aisyiyah dan Simpul Madani Serang mendapatkan Bimbingan Teknis Penyusunan Policy Brief
Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas organisasi Mitra Utama MADANI dan Simpul Belajar, khususnya pada isu advokasi tematik dana desa. District Support Partner (DSP) MADANI Kabupaten Serang menyelenggrakan Training Penyusunan Policy Brief Transparansi Dana Desa, di aula Bappeda, Selasa (31/8). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Serang, Rahmat Maulana. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi Program USAID MADANI yang terus konsisten meningkatkan kualitas dan kapasitas organisasi masyarakat sipil.
"saya sangat setuju dengan adanya peningkatan kapasitas OMS dalam berbagai bidang, pemerintah butuh masukan konstruktif dari unsur masyarakat," tutur Rahmat, Rabu (1/9).
Kapasitas OMS dalam Menyusun naskah kebijakan, hal ini merupakan aktivitas langka dan jarang dilakukan di Daerah, oleh karenanya dia menekankan untuk mendalam isu ini, sehingga usulan dan program yang disampaikan ke pemerintah, memiliki kualitas yang baik sehingga layak untuk direplikasi.
“saya pikir saatnya organisasi kemasyarakatan di Daerah mulai memperkuat diri untuk bisa bersinergi dengan pemerintah, contohnya dalam penyusunan naskah kebijakan yang sesuai setandar”, tutur Kepala Bappeda alumnus STPDN ini.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pattiro Serang, Bahrul Alam, mengingatkan bahwa penguasaan pemahaman atas policy brief berupakan Langkah dasar dalam proses advokasi kebijakan, oleh karenanya dia menekankan pentingnya OMS mendalam isu ini. “Kertas kebijakan merupakan bahan baku awal yang harus dikuasai OMS dalam proses advokasi”, terangnya.
Peserta menyambut antusias dengan kegiatan pelatihan ini dan menyatakan berminat untuk mendalami, “saya baru pertama kali mengikuti kegiatan penyusunan naskah kebijakan, ini hal baru bagi saya, tapi saya akan seriusi agar lebih paham” tutur Rohyati, salah satu peserta dari ‘Aisyiyah.
Sementar itu, Program Officer MADANI Serang, Tati Masliati, mengharapkan adanya tindaklanjut kegiatan pasca training, untuk mendalami dan sekalgus mempraktikan sesuai dengan isu tematik yang sedang diusung. “Semoga setelah pelatihan ini, kita bisa mempraktikannya dalam wujud yang lebih nyata berdasarkan isu advokasi yang sednag kita usung”, tambahnya dengan penuh semangat.
Kegiatan pelatihan ini, diikuti oleh 20an peserta, selain ‘Aisyiah, juga dari berbagai OMS anggota Simpul Madani Serang (SMS), diantaranya IMM, Gamsut, PD Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Forum Mahasiswa Waringin Kurung, Komunitas Disabilitas. Dipandu oleh District Support Patner MADANI (Pattiro Serang) dan Provincial Support Partner MADANI (Pattiro Banten).

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat