PD 'Aisyiyah Kab. Serang Dorong Partisipasi Masyarakat Melalui Survei Transparansi Dana Desa

2 0 130
Gambar untuk PD 'Aisyiyah Kab. Serang Dorong Partisipasi Masyarakat Melalui Survei Transparansi Dana Desa
Kamis (09/09) - Pengurus Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kab. Serang dorong Dinas Komunikasi Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kab. Serang untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi dan penguatan kelembagaan desa guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Diskusi Kelompok Terfokus atau Focus Group Disscussion (FGD) tentang Tata Kelola Dana Desa digelar di Aula DPMD Kab. Serang. Kegiatan tersebut dihadiri Kadis Kominfosantik Kab. Serang Anas Dwi Satya Prasadya, Kadis DPMD Kab. Serang Rudi Hardiyanto, Dewan Komisi 1 Ahmad Kholiq, Manager Program Lead Partner PDA Kab. Serang Hunainah, Direktur Pattiro Serang Bahrul Ulum, dan Field Coordinator USAID Madani, Muslih Amin, serta Anggota Simpul Madani Serang.
FGD Kolaborasi ini membahas tindak lanjut hasil survey diantaranya tentang bagaiamana informasi Desa dikelola dengan baik. Muslih menyampaikan tindak lanjut program ini ke depannya adalah agar Madani mampu mendorong masyarakat sipil di Kab. Serang khsusunya yang diwakili oleh mitra utama dan gabungan OMS yang tergabung dalam Simpul Madani Serang (SMS) dengan tim pendukung yaitu Pattiro Serang.
“Kami akan sama-sama mengadvokasi dan melakukan proses fasilitasi pendampingan penguatan warga yang akan difokuskan dibeberapa desa pilihan, di kecamatan pilihan berbarengan dengan para pihak untuk memperbaiki regulasi tata kelola dan hal-hal yang kurang dan masih menjadi tantangan.” Ujar Muslih dalam pengantar moderator.
Kegiatan survey ini dilakukan di 10 Desa dari 10 kecamatan. Diantara desa-desa tersebut adalah; Bulakan (Cinangka), Anyer (Anyer), Binangun (Waringin Kurung), Wanayasa (Kramt Watu), Tirtayasa (Tirtayasa), Kedungsoka (Puloampel), Pudar (Pamarayan), Seuat (petir), Kragilan (Kragilan), dan Tambak (Kibin).
“Kami menyadari, jumlah responden 100 orang, survey ini belum representatif jika dibanding dengan jumlah desa di Kab. Serang sebanyak 326 desa. Namun demikian, pengambilan responden telah mewakili semua status desa (baca: desa mandiri, desa Maju, desa berkembang dan desa tertinggal). Minimnya jumlah responden diantaranya karena keterbatasan waktu dan biaya. Survey ini diposisikan sebagai survey pendahuluan, yang salah satu tujuannya untuk uji desain dan instrumen. Untuk itu, kami mengajak semua pihak yang hadir khususnya H. Abd. Kholik dari Komisi 1 DPRD Kab. Serang, Budhi dari Litbang Bappeda Kabupaten Serang, Dinas Kominfo dan DPMD untuk melakukan survey lanjutan yang lebih masif.” Pungkas Hunainah.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 13
    Komentar
  2. 7
    Komentar
  3. 5
    Komentar
  4. 3
    Komentar

    Pengajian anak anak