Pasar Tani KWT Taman Rejeki Padukuhan Paras

0 2 235
Gambar untuk Pasar Tani KWT Taman Rejeki Padukuhan Paras
Inilah Bulak Ngepung.. persawahan ini biasanya sepi, menyisakan petani yang bekerja disawahnya. Namun minggu pagi tadi puluhan warga sekitarnya berdatangan untuk mendapatkan berbagai jenis sayur mayur, ikan lele, jajanan tradisional dan hasil bumi lainnya.

Ya.. setiap hari Sabtu dan Minggu Kelompok Wanita Tani (KWT) Taman Rejeki Padukuhan Paras Kalurahan Banjarasri Kapanewon Kalibawang Kabupaten Kulon Progo menggelar Pasar Tani di lokasi ini. Bagi mereka lahan pekarangan sempit disekitar rumah yang mereka miliki harus ditamani.

Hasilnya selain untuk dikonsumsi untuk keluarga, selebihnya mereka jual kepada tetangga yang membutuhkan.

Menurut Koordinator Rusmiyati Pasar Tsni ini merupakan tindak lanjut dari lomba Gerakan Menanam di Pekarangan (GEMPAR) yang diikuti sebelumnya. "Dari hasil kita menanam sayuran di pekarangan dan kebun dari pada kita konsumsi, selebihnya bisa kita jual ke pasar tani ini. Jadi bisa menambah ekonomi keluarga." terang Rusmiyanti.

Sementara itu PPL Kapanewon Kalibawang, Dina Sukmawati menyampaikan bahwa salah satu tujuan kegiatan pasar tani adalah memperpendek hubungan antara petani sebagai produsen dengan konsumen. Sehingga petani mendapat harga yang baik, sementara konsumen membeli dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Ibu-ibu KWT itu bersemboyan: "iso nandur ngapa tuku, iso ngingu ngapa tuku, iso gawe ngopo tuku". Maksud semboyan tersrbut adalah:
Kalau bisa menanam mengapa harus membeli;
Kalau bisa beternak mengapa harus membeli;
Kalau bisa membuat mengapa mereka harus membeli.

  2 Komentar

Tulis komentarmu...

Rusmiyati
Tamu
terima kasih sudah bantu promo info ke dunia luar semoga berkah barokah buat kita semua aamiin
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara

  3. Hari pertama pelaksanaan ANBK di SDIT BINA INSAN CITA


Komentar Terbanyak

  1. 7
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 4
    Komentar

    Kehumasan ? Bukan Sekedar Antar Surat