Para Pihak Berkomiten Mendukung Tata Kelola Kolaboratif Terkait Ruang Ekspresi dan Toleransi Pemuda

1 0 40
Gambar untuk Para Pihak Berkomiten Mendukung Tata Kelola Kolaboratif Terkait Ruang Ekspresi dan Toleransi Pemuda
Para stakeholder yang terdiri dari pemerintah, swasta dan CSO menandatangani sebuah komitmen bersama melalui aplikasi digital dengan tema Optimalisasi peran stakeholder dalam meningkatkan ruang ekspresi generasi muda yang lebih toleran di Kota Makassar, Rabu, 3 Maret kemarin.
Lokakarya tatakelola kolaboratif yang dilaksanakan oleh Bappeda bekerjasama dengan MADANI dihadiri 44 peserta dari ketiga unsur yakni, pemerintah, swasta dan CSO. Acara yang dibuka oleh Sekretaris Kota Makassar yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar Ahmad Hendra Hakamuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif untuk melihat situasi dan konsisi pemuda saat ini terutama yang terkait dengan ruang ekpresi.
Di dalam lokakarya ini, lima narasumber telah menyampaikan pendapat terkait dengan tema ruang ekpresi dan tolernsi di kalangan generasi muda Kota Makassar. Kadispora Makassar, Ahmad Hendra dalam presentasinya mengatakan bahwa, sejumlah program yang telah akan akan dilakukan untuk menfasilitasi pemuda tidak terkecuali bagaimana merencanakan program yang akan menfasilitasi ruang ekpresi pemuda yang lebih toleran. Pembicara dari CSO yang diwakili oleh FORUM Belajar BERANI (Belajar Anak Milenial) menyampaikan situasi dan kondisi generasi muda baik secara nasional, regional dan local khususnya Kota Makassar. Bahwa, Makassar sejak dulu terkenal sebagai kota dengan tingkat keberagaman tinggi. Namun,perkembangan Kota Makassar saat ini memperlihatkan bahwa keberagaman itu mulai memudar. Andi Ahmad Yani, mengemukan pentingnya kebijakan yang berbasis bukti sehingga hasil dari kebijakan itu akan berdampak pada terfasilitasinya kebutuhan masyarakat dan bisa lebih mengefisienkan anggaran.
Kepala Bappeda Andi Khadijah Iriani dalam kesempatan yang sama juga, menyampaikan beberapa program prioritas yang akan menfasilitasi ruang ekpresi generasi muda. Walikota Makassar Mohmmad Ramdhan Pomantor yang dilantik 26 Februari lalu telah menyusun sejumlah program prioritas yang akan menfasilitasi sejumlah tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini termasuk bagaimana menfasilitasi ruang ekpresi dan toleransi di kalangan anak muda yang oleh banyak pihak memiliki masalah.
Sementara itu, Ketua APINDO Sulawesi Selatan Latunreng yang tampil sebagai narasumber dalam acara ini juga mengemukakan bahwa, sejumlah peluang yang bisa mengatasi tantangan yang dihadapi anak muda saat ini. Setidaknya 12000 perusahaan yang berada dibawah koordinasi APINDO membutuhkan sumber daya terlatih. ‘’ Tidak usah 12000 ribu, 50% perusahaan bila bisa menampung anak muda terlatih maka akan berkontribusi pada menurunnya pengangguran dan juga menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi anak muda saat ini tidka terkecuali ruang ekpresi. Karena bila anak muda bekerja, maka potensi mereka bisa terekplorasi secara positif’’ ujar Latunreng. Oleh karena itu, Latunreng mengajak semua pihak untuk duduk Bersama untuk mendisksusikan berbagai tantangan anak muda sehingga masalah ruang ekpresi dan toleransi bisa diselesaikan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Daftar CASN Pake Calo

  2. Workshop Disabilitas Jember


Komentar Terbanyak

  1. 8
    Komentar
  2. 8
    Komentar

    BEMETENG Punya Acara Hari Ini

  3. 5
    Komentar

    Workshop Disabilitas Jember

  4. 3
    Komentar

    Driver Delivery