Nasyiatul Aisyiyah: Menginisiasi Simpul Belajar di Garut

3 0 457
Gambar untuk Nasyiatul Aisyiyah: Menginisiasi Simpul Belajar di Garut
Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Garut adalah organisasi sosial-keagamaan yang sudah cukup lama berkiprah di Kabupaten Garut. Sejak awal berdiri tahun 1950-an, PDNA Garut merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam pemberdayaan perempuan dan anak, dengan tingkatan struktural dari Pusat hingga Ranting, menyesuaikan dimana tingkat administratif pemerintah berada.

Dalam konteks gerakan pemberdayaan perempuan, PDNA Garut memiliki peran strategis dalam memberikan pengaruh pemikiran Islam yang moderat berkemajuan, pencerah bagi persoalan kaum perempuan muda, berpartisipasi aktif di berbagai setting sosial kemasyarakatan-an, PDNA Garut senantiasa mendorong perempuan muda Muhammadiyah khususnya dan juga masyarakat secara umum agar mampu menjadi perintis, pelopor, ahli-ahli pikir, pencipta serta ahli organisasi, terlibat dalam pembuat keputusan dan kebijakan publik lainnya.

Keprihatinan PDNA akan ancaman pergeseran nilai, budaya, hak dan moralitas generasi muda saat ini telah memposisikan PDNA sebagai bagian dari organisasi yang peduli terhadap penguatan keluarga, pemaksimalan fungsi orangtua dan proteksi tumbuh kembang anak. Dengan adanya Program MADANI di Kab.Garut dan PDNA terpilih sebagai Mitra Utama disana, hal ini menambah faktor strategis gerakan yang bisa dimaksimalkan oleh PDNA Garut untuk dapat menebar kemanfaatan bagi masyarakat Garut secara kolaboratif dengan Organisasi Masyarakat Sipil lainnya melalui implementasi salah satu agenda Madani yaitu, pembentukan Simpul Belajar yang memiliki peran penting dalam proses penguatan OMS di Garut, memperluas jangkauan keterlibatan dengan para pemangku kepentingan dan menciptakan situasi yang kondusif untuk menunjang sarana yang berkelanjutan dengan memobilisasi SDM Simpul Belajar untuk mencapai perbaikan dan proses perubahan yang positif terkait isu yang menjadi focus tematik bagi Program Madani di Kabupaten Garut. Isu tematik yang telah ditentukan sebagai salah satu fokus agenda penguatan pembangunan di Kab.Garut melalui Progam Madani adalah mengenai ‘Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir".

Peran utama PDNA Garut sebagai Mitra Utama Madani salah satunya adalah menginisiasi Simpul Belajar yang akan mengawal kepentingan isu tersebut dengan anggota terdiri dari sejumlah Organisasi Masyarakat Sipil yang berorientasi pada nilai-nilai advokasi masyarakat, dan memiliki 'passion' pada agenda tematik yang telah ditetapkan, memiliki komitmen yg konsisten dengan gerakan masing-masing lembaganya atas dasar prinsip 'inklusifitas' dan 'gender equality'.

Setelah proses mapping stake holder, penentuan kriteria anggota simpul, interview dan analisis dokumen dilakukan, selanjutnya pada tanggal 29 Juli 2020, secara resmi Simpul Belajar Madani di Kab.garut terbentuk dengan kriteria anggota simpul yang disepakati, yaitu: OMS yang termarginal, eksis namun jarang terangkul oleh pemerintah, OMS yang fokus pada sasaran masyarakat disabilitas, OMS yang senantiasa responsif dan berpengalaman dengan isu kesehatan ibu dan bayi, OMS dengan sasaran anggotanya usia muda dari kalangan generasi Z, dan OMS yang terdaftar atau tengah di proses di Instansi Kesbangpol.

Dari tahapan tersebut, OMS yang tergabung pada Simpul Belajar Madani Kab.Garut diantaranya : Forum Garut Sehat(FKGS), Pimpinan Daerah Aisyiyah(PDA) Garut, Gabungan Organisasi Wanita(GOW), Aliansi Pita Putih Indonesia(APPI) , Warga Peduli Aids (WPA) Garut, PPDI(Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia), IMM(Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), SSCI (Syamsaka Center Indonesia), IBI(Ikatan Bidan Indonesia), yang masing-masing OMS diwakili 2 orang utusan. Pada forum pembentukan tersebut, fasilitator dan anggota Simpul Belajar sangat antusias dan bersemangat membahas posisi dan peran Simpul Belajar Madani di Kab.Garut, rencana assesment untuk mengukur Indeks Simpul Belajar,sharing data dan fakta di lapangan terkait isu tematik yang ditetapkan

(rsr)

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Vaksinasi COVID-19 Gandaria City (17-30 Januari 2022)


Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar
  2. 3
    Komentar
  3. 2
    Komentar
  4. 2
    Komentar