Muslimat NU Terlibat Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan Anak

Gambar untuk Muslimat NU Terlibat Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tindak Kekerasan Anak
Kajen - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak masih cukup tinggi.

Pada tahun 2020 kekerasan kepada perempuan dewasa tercatat 1.057 kasus dan kekerasan kepada anak usia dibawah 18 tahun tercatat 1.427 kasus dengan tertinggi kasus pelecehan seksual.

Oleh karena itu, untuk menekan kasus kekerasan perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kabupaten Pekalongan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengadakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Anak dan TPPO pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Salah satu narasumber dalam kesempatan tersebut adalah Erlita Rismilliyana M.Pd mewakili dari Muslimat NU Kabupaten Pekalongan.

Sebagai organisasi perempuan Islam terbesar dan fokus program terhadap pemberdayaan perempuan dan juga anak, Muslimat mempunyai peran strategis dalam pencegahan tindak kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Pekalongan.

Dalam penyampaian materi Erlita memaparkan "Peran Penting Ketahanan Keluarga Dalam Tindakan Kekerasan Terhadap Anak".

" Perlu digaris bawahi bahwa dalam upaya perlindungan dan pemenuhan hak kepada anak menurut amanat UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak disana disebutkan siapa saja yang memiliki kewajiban untuk melakukan pemenuhan terhadap hak anak, yaitu negara, pemerintah Daerah, Masyarakat dan Orangtua."

Lanjut Erlita, keluarga sebagai lingkungan terdekat dengan perkembangan anak adalah benteng utama anak dari segala ancaman termasuk tindak kekerasan fisik maupun psikis anak. Oleh karena itu untuk mencapai hal tersebut diperlukan ketahanan keluarga yakni perlunya menajemen keluarga dalam mengelola masalah menuju keluarga yang berkualitas.

"Anak adalah peniru ulung apapun yang dilakukan orang dewasa atau orang tua maka akan ditirunya dan menjadi pedoman anak dalam bersikap. Oleh karenanya kami menghimbau kepada orang tua agar selalu menjadi contoh baik dalam kondisi apapun, seperti memberi landasan agama yang kuat serta menjaga keharmonisan keluarga, karena bagaimanapun juga anak akan merasakan dampaknya,"pungkas Erlita, yang sekarang menjabat sekretaris Muslimat NU Kabupaten Pekalongan.

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!
Fitur baru Rekomendasi video

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Bukit Seguntang Adalah Ulu Melayu

  2. Games Sore bersama Mahasiswa Bhayangkara


Komentar Terbanyak

  1. 13
    Komentar
  2. 5
    Komentar
  3. 4
    Komentar
  4. 3
    Komentar

    Pengajian anak anak